0 menit baca 0 %

Pencegahan Penyakit Kecacingan, UPTD Puskesmas Sipayung Laksanakan POPM Kecacingan Bagi Peserta Didik MIN 1 Inhu

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat...

Indragiri Hulu, (Inmas). Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Terdapat tiga fungsi pokok Puskesmas, yakni: sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya; membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat; dan memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Menindaklanjuti surat Dinas Kesehatan Kab. Inhu Nomor: 443/P2P-Dinkes/148, Tanggal: 23 Januari 2024, Hal: Pemberitahuan Pelaksanaan Pemberian Obat Cacing, maka UPTD. Puskesmas Sipayung Kecamatan Rengat dengan surat nomor: 443/PKM.SPYG/0291, tanggal: 30 Januari 2024, hal; Pemberitahuan Pelaksanaan Pemberian Obat Cacing, mengutus petugas melaksanakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan bagi peserta didik MIN 1 Inhu.

Pelaksanaan Pemberian Obat Cacing dalam rangka pencegahan dan penanganan penyakit kecacingan pada anak usia 3 sampai 12 tahun diwilayah kerja UPTDPuskesmas Sipayung sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan yang diberikan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus, ujar salah seorang petugas Puskesmas Sipayung. Kecacingan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat. Kelompok umur yang paling rentan terinfeksi kecacingan adalah anak anak. Kecacingan dapat merusak gizi anak sehingga menyebabkan anemia bahkan kematian. Penurunan gizi pada anak bisa menyebabkan pertumbuhan fisik terganggu bahkan stunting, merusak perkembangan kognitif sehingga kemajuan pendidikan anak menjadi menurun, tambahnya.(tulang)