0 menit baca 0 %

Pendampingan CPNS Kemenag Inhu Dorong Penguatan Nilai ASN Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka memperkuat profesionalisme dan nilai dasar ASN di lingkungan Kementerian Agama, Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu Hendriadi melakukan pendampingan peserta pada kegiatan Seminar Evaluasi Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Dalam rangka memperkuat profesionalisme dan nilai dasar ASN di lingkungan Kementerian Agama, Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu Hendriadi melakukan pendampingan peserta pada kegiatan Seminar Evaluasi Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Wilayah Kerja Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru Tahun 2025 pada Selasa (30/09/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam pembentukan karakter ASN Kemenag yang berintegritas, inovatif, dan memiliki semangat pengabdian terhadap masyarakat. Dalam seminar tersebut, para CPNS mempresentasikan hasil aktualisasi nilai-nilai dasar ASN seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi melalui berbagai proyek perubahan yang telah mereka terapkan di satuan kerja masing-masing.

Hendriadi menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan bentuk pembinaan langsung agar para CPNS mampu menginternalisasi nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

โ€œKami ingin memastikan para CPNS tidak hanya memahami nilai-nilai ASN secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pelayanan nyata kepada masyarakat,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan aktualisasi ini memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag Inhu.

โ€œKetika CPNS mampu berinovasi dan berorientasi pada pelayanan, masyarakat akan merasakan kehadiran ASN yang benar-benar melayani, bukan dilayani,โ€ tambah Hendriadi.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Inhu berharap dapat mencetak generasi ASN yang tidak hanya cerdas dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi. Pendampingan yang dilakukan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi Kementerian Agama yang bersih, efektif, dan berdaya guna bagi umat.

(Reski)