Siak (Kemenag) – Kamis, 27/11/2025 – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak kembali melaksanakan pengajian rutin pekanan sebagai upaya menjaga budaya spiritual dan meningkatkan kualitas diri. Pada kesempatan kali ini, tausiah disampaikan oleh Ustadz Ihsan Taufiqy Ramli, S.Sy, yang hadir memberikan pencerahan dengan materi bertema keberkahan majelis ilmu.
Kegiatan berlangsung khidmat di aula Kankemenag Siak, dihadiri para pejabat struktural, fungsional, serta seluruh ASN. Pengajian dibuka dengan ungkapan syukur atas nikmat iman, Islam, dan ihsan yang menjadi fondasi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Dalam ceramahnya, Ustadz Ihsan menekankan bahwa menghadiri majelis ilmu merupakan salah satu cara memperoleh keberkahan hidup. Ia mengutip sebuah hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa tidaklah suatu kaum berkumpul dalam majelis ilmu kecuali hati mereka diberi ketenangan, diliputi rahmat Allah, dinaungi para malaikat, dan nama-nama mereka disebut di langit.
“Majelis ilmu bukan sekadar tempat mendengar ceramah, tetapi ruang untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, sekaligus sarana meraih ridha Allah. Siapa yang rutin menghidupkan majelis ilmu, insyaallah hidupnya dipenuhi keberkahan,” ujarnya.
Lebih jauh, Ustadz Ihsan mengingatkan pentingnya menjaga imunitas spiritual agar jiwa tetap kuat menghadapi tantangan hidup dan tuntutan pekerjaan. Mengutip pandangan Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, beliau menekankan beberapa amalan yang dapat dilakukan, antara lain membiasakan bangun malam untuk salat sunah, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, serta menjaga hati dari bisikan negatif.
“Jika fisik membutuhkan vitamin untuk tetap sehat, maka ruhani juga membutuhkan asupan. Dzikir, qiyamul lail, serta interaksi yang baik dengan Al-Qur’an adalah nutrisi utama bagi jiwa,” jelasnya.
Mengakhiri tausiah, Ustadz Ihsan berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi ASN dalam bekerja dan bersosialisasi, sehingga keberkahan hadir dalam tugas kedinasan maupun kehidupan pribadi.
“Semoga apa yang kita pelajari bukan hanya berhenti di Musholla Miftahunnajah ini, tetapi benar-benar diamalkan. Karena keberkahan tugas kita sangat bergantung pada kebersihan hati dan kedekatan kita kepada Allah,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan pengajian rutin ini, Kankemenag Siak berharap dapat terus membangun budaya kerja yang religius, harmonis, dan berintegritas di kalangan ASN. (Fz)
Â