Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya mempererat silaturahmi antarumat Islam sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, Majelis Taklim Nurul Islam Desa Pulau Gelang menggelar pengajian rutin di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku, pada Minggu (09/11/2025). Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat ukhuwah islamiah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pengajian tersebut menghadirkan narasumber Suwandi dan Nurhayati, yang keduanya merupakan Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Kuala Cenaku. Kegiatan ini dipandu oleh Heriyana, selaku moderator sekaligus Operator Layanan Operasional KUA Kecamatan Kuala Cenaku. Dalam suasana penuh kebersamaan, para jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah, hingga sesi diskusi interaktif.
Dalam ceramahnya, Suwandi menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari kekuatan umat Islam. “Silaturahmi bukan sekadar berkunjung atau saling mengenal, tapi juga bentuk nyata dari kepedulian sosial dan tanggung jawab antar sesama. Dengan mempererat silaturahmi, kita memperkuat fondasi kebersamaan dan ketenangan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Nurhayati menyoroti pentingnya pengajian rutin sebagai media pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. “Majelis taklim adalah sekolah kehidupan. Di sini kita belajar bukan hanya tentang ibadah, tapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi lingkungan,” tuturnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai mampu menjaga semangat kebersamaan serta menumbuhkan budaya belajar agama di tengah kesibukan kehidupan modern. Para peserta berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten untuk memperkuat moralitas dan nilai spiritual masyarakat Desa Pulau Gelang.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput, sebagai bagian dari upaya membentuk masyarakat religius yang harmonis dan berdaya spiritual tinggi.