0 menit baca 0 %

Pengajian Rutin Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kerinci Kanan

Ringkasan: Siak (Inmas) - Penyuluh Agama Islam sebagai motor penggerak Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan program-program kegiatan agama dan keagamaan, salah satu realisasi program yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kerinci Kanan adalah mengadakan...

Siak (Inmas) - Penyuluh Agama Islam sebagai motor penggerak Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan program-program kegiatan agama dan keagamaan, salah satu realisasi program yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kerinci Kanan adalah mengadakan pengajian rutin setiap pekan, pengajian rutin tersebut dilaksanakan di Rumah Masyarakat binaan masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh Asep Tata Tajudin, S.Th.I, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kerinci Kanan yang membina di kampung Kumbara Utama, Senin, (13-05-2024)

Dalam pengajiannya Asep Tata Tajudin membahas tantang betapa pentingnya sholat lima waktu dan keterkaitannya dengan masalah pemahaman keagamaan. "Shalat merupakan rukun Islam yang kedua dan merupakan amalan yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT, Masyarakat kita saat ini memiliki kesibukan dan urusan masing-masing, Jangankan sholat di awal waktu dan berjama’ah di Masjid. Masih banyak keuarga kita yang tidak sholat. Mengapa demikian karena kita tidak punya kontrak kerja dengan Tuhan kita dan tidak merasakan manfaat langsung tentang sholat. Kita inginnya Tuhan memberikan kesenangan kepada kita baru kita balas dengan sholat. Seolah-olah jual beli. Padahal kita lahir, bernafas, degup jantung berdetak semua itu gratis dari Tuhan. Kita inginnya dapat uang, baru sholat, dapat kesenangan, baru sholat. ini semua karena materialisme mulai merambah masyarakat kita", ujarnya.

Asep juga menyampaikan tentang Keutamaan Shalat. Sebagaimana yang Rasulullah SAW sampaikan dalam hadistnya tentang keutamaan sholat, maka kita sebagai umatnya hendaknya melakukan shalat wajib 5 waktu ini dengan hati yang lapang, penuh kesyukuran, keikhlasan dan keistiqomahan sehingga kita bisa terhindar dari golongan orang-orang yang lalai dari shalatnya. Shalat adalah tiang agama. Analogi paling sederhana tentang shalat dalam Agama Islam adalah shalat sebagai tiang sebuah bangunan bernama Agama Islam. Pengajian diakhiri dengan acara makan bersama (Rz/Hd)