Pengambilan Kopor JH Rohul Dipusatkan di Kantor Kemenag
Ringkasan:
BATAM (Humas) - Barang bawaan berupa kopor Jamaah Haji (JH) kabupaten Rokan Hulu, mulai Rabu (14/11) kemarin sudah bisa diambil. Pengambilan di pusatkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Komplek Pemda Rokan Hulu Jalan Ikhlas Pasir Pengaraian.
BATAM (Humas) - Barang bawaan berupa kopor Jamaah Haji (JH) kabupaten Rokan Hulu, mulai Rabu (14/11) kemarin sudah bisa diambil. Pengambilan di pusatkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Komplek Pemda Rokan Hulu Jalan Ikhlas Pasir Pengaraian.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA, melalui Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Penyelenggara Haji, H. Rusli, S. Ag mengatakan, pengambilan kopor sengaja dipusatkan di kantor Kemenag tidak di Bandara Tambusai agar tidak terjadi kekeliruan.
Setelah diangkut pesawat lanjut Rusli, kopor JH tersebut diangkut ke kantor Kemenag dan akan di onggok berdasarkan asal kecamatan. '' Jadi dengan demikian kita berharap tidak ada kekeliruan dalam pengambilan kopor ini, JH atau pihak keluarga bisa langsung mengambil ke
kantor Kemenag dengan menunjukkan Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah Haji (ADPIH) atau paspor kepada petugas di Kemenag,''tutur Rusli.
Rusli mengakui sejauh ini memang belum semua kopor JH tersebut yang sampai di kantor Kemenag. Baru sejumlah kopor yang sampai di Kemenag. Hal itu dikarenakan pihak maskapai penerbangan masih memfokuskan bagi JH itu sendiri.
Setelah pengangkutan JH selesai, pihak maskapai baru akan mengangkut semua kopor. ''Diperkirakan semua kopor dan barang lainnya akan sampai di pasir pengaraian pada Jum'at (16/11),''imbuhnya.
Disamping itu Rusli juga mengungkapkan, bahwa semua barang termasuk kopor ditargetkan bisa terangkut pesawat bersamaan dengan JH, hanya saja karena beberapa kendala hal itu tidak bisa terealisasi. Kendalanya antara lain, disebabkan tidak sesuainya berat barang bawaan JH dengan ketentuan yang ditetapkan pihak maskaapai.
''Ketentuan barang bawaan maksimal hanya 32 Kg, namun kenyataannya berat barang bawaan JH jauh berlebih. Hal itu disebabkan beberapa faktor, antara lain jatah air zam-zam tahun ini berlebih dari tahun sebelumnya, kalau dulu 5 kg, tahun ini 10 kg, ditambah lagi tas tentengan JH yang juga over kapasitas,''terang Rusli.
Kendati demikian, lanjut Rusli, pihaknya telah menetapkan agar semua barang bawaan JH terangkut dan sampai di Pasir Pengaraian.''Kita tidak lagi fikirkan masalah-masalah yang sudah terjadi, sekarang kita telah tetapkan semua barang bawaan JH terangkut dan sampai dan diterima JH di Pasir Pengaraian. Hari Jum'at (16/11) paling lambat semua barang sudah ada di Kantor Kemenag Rohul dan bisa diambil JH,''pungkasnya.(sopian)