Siak (Kemenag)- Dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan soal Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026, MTs. Al Fattah Koto Gasib menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Soal Ujian Madrasah pada Selasa (25/02/2025) dengan menghadirkan Pengawas Madrasah, Hermalinda sebagai narasumber utama.
Acara yang digelar di MTs. Al Fattah Koto Gasib ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Nurainun, beserta seluruh jajaran 11 orang guru mata pelajaran yang bertugas sebagai penyusun soal Asesmen Madrasah. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan bimbingan langsung mengenai teknik penyusunan kisi-kisi soal, pembuatan kartu soal, serta penyusunan butir soal yang baik dan sesuai dengan aturan serta petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Hermalinda menekankan pentingnya penyusunan soal yang berkualitas guna memastikan bahwa evaluasi hasil belajar siswa dapat berjalan secara objektif dan sesuai standar. “Penyusunan soal harus melalui tahapan yang benar, mulai dari penyusunan kisi-kisi, pembuatan kartu soal, hingga analisis validitas dan reliabilitas butir soal. Hal ini penting agar soal yang dibuat benar-benar mengukur kompetensi peserta didik secara akurat,” ungkapnya.
Kepala Madrasah, Nurainun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan kesediaan Pengawas dalam memberikan bimbingan. “Kami sangat berterima kasih atas bimbingan yang diberikan oleh Ibu Hermalinda. Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, guru-guru dapat menyusun soal ujian yang lebih berkualitas sehingga hasil ujian nantinya benar-benar mencerminkan kemampuan siswa,” ujarnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi bimbingan teknis ini. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang teknik penyusunan soal yang sesuai dengan standar, diharapkan mutu pendidikan di MTs. Al Fattah Koto Gasib semakin meningkat dan evaluasi pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.
Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dalam menyusun instrumen evaluasi yang lebih baik, serta mendukung terciptanya sistem evaluasi pendidikan yang lebih kredibel di lingkungan madrasah. Bimbingan dari Pengawas Madrasah melalui kegiatan seperti ini dengan harapan madrasah semakin siap dalam menghadapi Ujian Madrasah mendatang. Evaluasi yang baik akan mencerminkan capaian belajar siswa secara lebih objektif. Semoga pelatihan serupa diharapkan dapat terus dilakukan agar kualitas pendidikan terus meningkat. (Ema/Fz)