0 menit baca 0 %

Pengawas Madrasah Kemenag Siak Lakukan Pendampingan Gelar Karya P5P2RA di MA Al Muttaqien

Ringkasan: Siak (Kemenag) Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Siak, Sakdiah melakukan pendampingan kegiatan gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5P2RA) kelas X dan XI Madrasah Aliyah (MA) Al Muttaqien Kecamatan Bungaraya pa...

Siak (Kemenag) – Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Siak, Sakdiah melakukan pendampingan kegiatan gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5P2RA) kelas X dan XI Madrasah Aliyah (MA) Al Muttaqien Kecamatan Bungaraya pada Selasa (27/08/2024). Kegiatan gelar karya P5P2RA yang dilaksanakan di Lapangan MA Al Muttaqien ini juga bersempena dengan Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

Penerapan P5P2RA di MA Al Muttaqien menggunakan sistem blok sehingga di akhir Agustus telah menuntaskan satu proyek dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Dimana siswa diajak meningkatkan kesadaran terhadap perilaku dan sikap ramah lingkungan melalui praktek pembuatan produk daur ulang sampah plastik menjadi busana yang indah, menarik dan eksklusif.

Rangkaian kegiatan gelar karya P5P2RA yang dilaksanakan di lapangan MA Al Muttaqien diawali dengan pawai takruf , penampilan ekstrakurikuler tari dan bela diri Pagar Nusa, lomba yel-yel dan fashion show busana produk daur ulang.  

Pada kesempatan ini, Pengawas Madrasah, Sakdiah dalam sambutannya saat membuka kegiatan Gelar Karya P5P2RA menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang bersinergi antara pondok pesantren, yayasan dan madrasah sehingga pelaksanaan P5P2RA bisa terselenggara dengan baik. “Gelar karya ini merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dan upaya memberikan pengalaman hidup yang bermanfaat bagi masa depan siswa. Dimensi profil Pancasila yang dibangun yakni nilai-nilai kolaborasi, berkebhinekaan global dan bernalar kritis serta kreatif. Kreatifitas dan inovasi siswa sangat dibutuhkan seiring perkembangan zaman”. Ujar Sakdiah.

Selain itu, Sakdiah juga memaparkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di Madrasah baik intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler sangat penting guna meningkatkan kompetensi siswa untuk memasuki jenjang perguruan tinggi.

Turut hadir membersamai kegiatan ini, Pengasuh Pondok Pesantren Al Muttaqien, Kyai Khairul Mubtadin, Pimpinan Yayasan, Abdul Aziz, Guru, tendik serta 217 siswa MA Al Muttaqien dan keluarga besar MTS Al Falah Bungaraya. (NA)*