Pekanbaru (Kemenag). Pengawas Madrasah Kementerian Agama
Kota Pekanbaru Sabariah, Elfianti, dan Efendi mengikuti kegiatan lokakarya
tindak lanjut Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) 2024 yang ditaja
oleh Dirjen Pendis Kemenag RI, yang diselenggarakan dari tanggal 22 sampai 25
September di Hotel Redtop Jakarta.
Menurut Sabariah, kegiatan lokakarya yang diikuti lebih
kurang 900 orang peserta ini diadakan sebagai bentuk kegiatan seleksi akhir
dari calon instruktur visitasi AKMI tahun 2024, pengawas madrasah tersebut
menyebutkan bahwa perwakilan dari Provinsi Riau berjumlah 10 orang dan 5
diantaranya berasal dari Kota Pekanbaru.
Selain itu, Sabariah juga mengatakan bahwa menurut Direktur
KSKK Abdul Basit, sekitar 80 persen madrasah yang ada di Indonesia telah
menerapkan kurikulum merdeka, disampaikan juga bahwa penerapan KMA 450 terkait
P5RA akan segera diterbitkan dalam waktu dekat.
“Pada lokakarya ini kami sangat mendapatkan ilmu yang
bermanfaat, seperti halnya kedepannya RDM akan dimaksimalkan, jadi berbentuk
aplikasi, orang tua tidak usah datang ke madrasah, hanya dilihat aplikasi RDM
saja sudah bisa untuk kedepannya,” ucap Sabariah menjelaskan.
Lebih lanjut juga Sabariah menjelaskan bahwa Kementerian Agama
kedepannya akan terfokus kepada pengembangan program prioritas Kemenag yakni “Transformasi
Digital dalam semuanya”. Selaku pengawas madrasah, Sabariah juga berharap
semoga segala usaha dan ikhtiar untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di
madrasah senantiasa diberikan keberkahan dan diridhoi oleh Allah SWT. (*)