Siak (Kemenag)- Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sultan Syarif Kasim, Bungaraya mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Soal Ujian Madrasah (UM) yang dipandu oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Hermalinda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyusunan soal yang sesuai dengan standar dan kaidah penilaian.
Acara yang berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025 ini dihadiri oleh Ketua Pondok Pesantren, Kyai Muhammad Muhtasun, Kepala Madrasah MTs Sultan Syarif Kasim, Siti Murtafi'ah, serta 23 orang guru yang sangat antusias mengikuti pelatihan ini.
Dalam kesempatan ini Hermalinda memberikan bimbingan kepada para guru dalam memahami langkah-langkah penyusunan soal UM. Ia menjelaskan secara rinci mengenai pembuatan kisi-kisi soal, penyusunan butir soal sesuai dengan kaidah penulisan yang baik, serta memastikan bahwa soal yang dibuat dapat mengukur kompetensi siswa secara efektif.
Hermalinda yang juga merupakan narasumber utama dalam kegiatan turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya penyusunan soal yang baik. “Soal yang baik harus memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi. Artinya, soal tersebut benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur dan hasilnya konsisten. Dengan begitu, hasil ujian dapat digunakan sebagai acuan dalam mengevaluasi capaian pembelajaran siswa,” jelasnya.
Sebelum sesi materi dimulai, Muhammad Muhtasun dalam sambutannya menekankan pentingnya Bimtek ini bagi para guru. Ia berharap agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam penyusunan soal UM. “Dengan pemahaman yang baik tentang penyusunan soal, kita bisa menghasilkan ujian yang berkualitas dan mengukur kompetensi siswa dengan lebih akurat,” ujarnya.
Sementara itu Siti Murtafi'ah selaku kepala MTs juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas guru dalam menyusun soal ujian. “Kami berharap setelah Bimtek ini, para guru dapat lebih memahami bagaimana menyusun soal yang tidak hanya sesuai dengan kurikulum, tetapi juga mampu menguji kemampuan berpikir kritis siswa,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa madrasah akan terus mendukung pengembangan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan pendampingan.
Para peserta diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan penyusunan soal berdasarkan materi yang telah disampaikan. Mereka juga diberikan bimbingan dalam melakukan analisis terhadap soal yang sudah dibuat untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan kualitas evaluasi pembelajaran di MTs Sultan Syarif Kasim semakin baik, sehingga dapat mendukung pencapaian kompetensi siswa secara optimal. (Ema/Fz)