Kampar Kiri Hulu ( Kemenag )---Ketua Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Kampar, Uswati, S.Ag., MM, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi dan digitalisasi data bagi guru PAI. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber utama pada kegiatan pembekalan Guru PAI se-Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang digelar DPC AGPAII pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Gedung SMAN 1 Kampar Kiri Hulu.
Kegiatan ini diikuti puluhan guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan. Sejak pagi, para peserta antusias mengikuti sesi materi yang dibawakan langsung oleh Pengawas GPAI yang dikenal aktif mendorong peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Kampar tersebut.
Dalam paparannya, Uswati menekankan dua poin utama: persiapan pembelajaran tahun pelajaran 2025/2026 dan penguatan pemanfaatan aplikasi SIAGA dan EMIS.
“Guru PAI harus siap secara administrasi dan metodologi. Pembelajaran yang baik dimulai dari perencanaan yang matang, ditunjang oleh administrasi yang tertib dan akurat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa aplikasi SIAGA dan EMIS bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi instrumen penting untuk memastikan data guru dan siswa PAI terkelola dengan baik, transparan, dan mudah diakses untuk berbagai keperluan.
“Kedua aplikasi ini adalah bagian dari ekosistem digital pendidikan agama Islam. Menguasainya adalah bagian dari profesionalisme guru di era sekarang,” tambahnya.
Selain memberikan materi, Uswati juga memfasilitasi sesi diskusi interaktif. Peserta diberi kesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di sekolah masing-masing, mulai dari teknis pembelajaran hingga pelaporan data digital.
Banyak guru mengapresiasi gaya penyampaian beliau yang komunikatif dan solutif.
Salah seorang peserta, Rizal, S.Pd.I, mengungkapkan,
“Ibu Uswati tidak hanya memberi materi, tapi juga memberikan solusi nyata. Kami merasa lebih siap menjalani tahun pelajaran baru"
Ketua DPC AGPAII Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Mujazi, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pengawas PAI Kabupaten Kampar atas dukungan dan bimbingannya.
“Kehadiran Bu Uswati selalu memberi energi positif bagi kami. Beliau mendorong guru PAI di daerah ini untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan teknologi,” ujarnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diakhiri pada pukul 12.00 WIB dengan harapan seluruh guru PAI di Kampar Kiri Hulu semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
( Fatmi )