0 menit baca 0 %

PENGAWAS PAIS PEKANBARU BEDAH INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah Provinsi Riau kali ini mempercayakan Penelaahan dan Pebedahan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidkan (IASP) kepada Pengawas Pendidikan Agama Islam tingkat Menengah Kota Pekanbaru Dra. M.Nazona, M.Pd.I salah seorang asesor terbaik yang dimiliki o...

Pekanbaru (Inmas) Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah Provinsi Riau kali ini mempercayakan Penelaahan dan Pebedahan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidkan (IASP) kepada Pengawas Pendidikan Agama Islam tingkat Menengah Kota Pekanbaru Dra. M.Nazona, M.Pd.I salah seorang asesor terbaik yang dimiliki oleh BAN SM Prov. Riau karena dedikasi dan kinerjanya yang selama ini dipandang cakap dan kompeten dama menjalankan tugas sebagai asesor. Acara tersebut dilaksanakan secara daring pada Hari Jum'at, (30/04/2021).

Pada sosialisasi IASP kali ini diikuti oleh lebih dari 350 peserta yang terdiri dari kepala sekolah/ wakil dan operator sekolah/madrasah yang menjadi sasaran akreditasi sekolah tahap pertama tahun 2021 ini. Disamping itu turut hadir Koordinator Pelaksana Akreditasi (KPA) dari masing-masing Kabupaten Kota se-Provinsi Riau.

Untuk materi IASP 2020 dipaparkan selama 4 Jpl dimana setiap jpl berdurasi 45 menit. dalam waktu yang singkat dan terbatas. Dra. M. Nazona, M.Pd.I berhasil mengupas tuntas 50 butir instrumen akreditasi sekolah tersebut yang terdiri dari 35 butir kinerja inti (untuk jenjang SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, SMK/ MAK dan SLB/MLB), satu butir Kinerja Kekhususan SD/Mi, sembilan butir Kinerja Kekhususan SMK/MAK dan 5 butir Kinerja Kekhususan SLB/MLB. Disamping itu juga berhasil dipaparkan Instsrumen Pemenuhan Relatif (IPR) yang juga tak dapat dipisahkan dari butir kinerja.

Untuk butir kinerja, dikelompokkan kepada empat komponen yaitu komponen Mutu Lulusan, komponen Proses Pembelajaran, komponen Mutu Guru dan komponen Manajemen Sekolah. Dalam wawancara singkat dengan beliau, Nazona mengatakan "Sangat senang bisa berbagi dengan rekan-rekan, semoga dapat membantu rekan-rekan dalam menghadapi akreditasi sekolah".

Kegiatan yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting ini berakhir pada pukul 15.30. Diujung perjumpaan dengan kepala sekolah, operator dan penyelenggara pendidikan lainnya, narasumber sempat berpesan untuk selalu tenang, sabar, dan enjoy dalam menghadapi akreditasi ini, namun harus tetap serius dan terprogram. Semoga akreditasi sekolah dan madrasah, benar-benar dapat menggiring sekolah dan madrasah menuju mutu yang lebih baik dan lebih baik lagi. (NaNuEv/Rizq)