0 menit baca 0 %

Pengawas RA/MI dan Penyuluh Agama Berikan Dukungan pada Lomba Rebbana dalam Memperingati HAB Ke-79

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) --- Rabu, 15 Januari 2025, Pengawas Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Hj. Etiranis, bersama dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rengat, Elfarni, memberikan dukungan penuh terhadap lomba Rebbana yang digelar di Au...

Indragiri Hulu (Kemenag) --- Rabu, 15 Januari 2025, Pengawas Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Hj. Etiranis, bersama dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rengat, Elfarni, memberikan dukungan penuh terhadap lomba Rebbana yang digelar di Aula Gedung PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu. Perlombaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kemenag RI di lingkungan Kankemenag Kabupaten Indragiri Hulu. Lomba ini diikuti oleh peserta dari berbagai MTs se-Kabupaten Indragiri Hulu, yang bertujuan untuk melestarikan seni islami serta mengasah kemampuan anak-anak dalam mengapresiasi dan mengembangkan budaya Islam.

Dalam sambutannya, Hj. Etiranis selaku Pengawas RA/MI mengungkapkan bahwa lomba Rebbana ini memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta terhadap seni Islami.

"Saya berharap, anak-anak yang berpartisipasi dalam lomba ini dapat menjaga semangat Islam melalui seni Rebbana dan terus berusaha untuk mengembangkan kreativitasnya," kata Hj. Etiranis.

Ia juga menekankan pentingnya lomba ini sebagai platform untuk mengajarkan anak-anak mengenai nilai-nilai islami melalui seni musik yang penuh makna.

Penyuluh Agama Islam, Elfarni, juga memberikan dukungannya dan mengucapkan semangat kepada seluruh peserta lomba Rebbana. Dalam pesan singkatnya, Elfarni menyampaikan bahwa seni Islami, seperti Rebbana, memiliki nilai penting dalam dakwah dan budaya.

"Rebbana bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan-pesan positif dalam Islam. Saya mengharapkan agar lomba ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta kepada agama dan seni," ucap Elfarni dengan penuh semangat.

Selain itu, Elfarni juga mengingatkan bahwa Rebbana harus dijaga dan dilestarikan sebagai salah satu seni islami yang kaya akan nilai-nilai sejarah dan budaya.

"Lomba ini adalah bentuk nyata dari upaya kita untuk melestarikan seni tradisional yang mengandung nilai keagamaan. Mari kita terus dukung kegiatan ini agar seni Rebbana tetap hidup dan berkembang, khususnya di kalangan generasi muda," tambahnya.

Semangat yang ditunjukkan oleh peserta dan pengurus acara menciptakan suasana meriah dan penuh antusiasme sepanjang lomba berlangsung. (Reski)