0 menit baca 0 %

Pengembangan Kampung Moderasi Beragama Tahap I, Plh Kemenag Ajak Rawat Semangat Kerukunan

Ringkasan: Meranti(Kemenag) - Salah satu program prioritas Kementerian Agama adalah program pengembangan Kampung Moderasi Beragama yang dibentuk untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama ditengah masyarakat dengan tujuan memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keberagaman juga memiliki sifat...

Meranti(Kemenag) - Salah satu program prioritas Kementerian Agama adalah program pengembangan Kampung Moderasi Beragama yang dibentuk untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama ditengah masyarakat dengan tujuan memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keberagaman juga memiliki sifat toleransi beragama yang moderat berbasis desa atau kelurahan. 

Dalam rangka penguatan dan pengembangan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan pengembangan Kampung Moderasi Beragama (KMB) Tahap I di Desa Alahair, Jum'at(7/6/2024). Bertempat di Kantor Desa Alahair kegiatan tersebut diikuti oleh peserta berasal dari berbagai agama yang ada seperti agama Islam, Buddha, dan Kristen.

Desa Alahair merupakan salah satu desa yang  terpilih menjadi pilot project pada pengembangan Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Plh Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti Hasbullah menjelaskan bahwa Kampung Moderasi Beragama memiliki peran penting sebagai wadah terwujudnya harmoni dan kerukunan umat beragama 

"Dengan kuatnya fondasi komitmen kebangsaan, anti kekerasan, tolerasi, dan akomodatif terhadap budaya yang merupakan empat pilar dalam moderasi, Kampung Moderasi diharapkan mampu menjadi wadah kerukunan umat beragama", jelas Hasbullah dalam sambutannya.

Hasbullah juga menekankan bahwa, moderasi beragama merupakan tanggung jawab bersama.

"Terwujudnya kampung moderasi beragama yang rukun dan harmonis juga tak lepas dari partisipasi masyarakat yang aktif dan kerja sama yang baik antar pemerintah desa dan stakeholder lainnya yang terlibat, dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama", ungkap Hasbullah.

Sebelum menutup sambutannya, Hasbullah juga mengajak untuk menjaga semangat kerukunan yang sudah terjalin ditengah-tengah masyarakat Desa Alahair.

Sementara itu, Kepala Desa Alahair Amri menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pengembangan Kampung Moderasi tersebut.

"Terpilihnya Desa Alahair sebagai salah satu Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sebuah tantangan juga menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, karna syarat terbentuknya kampung moderasi beragama adalah desa yang memiliki kemajemukan dalam hal umat beragama agama dan rumah ibadah juga masyarakat dengan tingkat kerukunan yang kondusif dikampung tersebut", jelas Amri.

Berkaitan dengan hal tersebut, Amri berharap masyarakat Desa Alahair dapat tetap mempertahankan keharmonian dan kerukunan umat beragama yang telah terjaga.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Penyelenggara Buddha Kepulauan Meranti, Kepala KUA Kecamatan Tebing Tinggi, Babinsa Desa Alahair, Bhabinkamtibmas Desa Alahair, penyuluh agama, perangkat desa dan tokoh masyarakat. (T)