0 menit baca 0 %

Penghulu H. Riko Pilihantoni, Validasi Data dan Berikan Nasehat Pernikahan

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memastikan kelancaran dan keabsahan proses pernikahan, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, M.E., melakukan validasi data calon pengantin serta memberikan bimbingan dan nasehat pernikahan kepada pasangan Sandri dan Susmita ya...

Kuansing (Kemenag)— Dalam rangka memastikan kelancaran dan keabsahan proses pernikahan, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, M.E., melakukan validasi data calon pengantin serta memberikan bimbingan dan nasehat pernikahan kepada pasangan Sandri dan Susmita yang telah mendaftarkan pernikahannya di KUA Kecamatan Sentajo Raya.Rabu (6/8).

Validasi data merupakan tahapan penting yang wajib dilakukan guna memastikan bahwa seluruh informasi dan dokumen yang diserahkan oleh calon pengantin telah sesuai, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi dan hukum. Dalam proses ini, Penghulu tidak hanya melakukan pemeriksaan administratif, tetapi juga berdialog langsung dengan calon mempelai guna memastikan kesiapan mereka secara mental dan spiritual dalam memasuki kehidupan rumah tangga.

“Validasi data ini bukan hanya soal kelengkapan berkas, tetapi juga bagian dari upaya membangun ketelitian dan kejujuran dalam membina kehidupan rumah tangga sejak awal,” ujar H. Riko Pilihantoni, M.E. saat ditemui di ruang layanan KUA.

Setelah proses validasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi nasehat pernikahan. Dalam nasehatnya, Penghulu menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang dilandasi oleh iman, kasih sayang, dan tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga penyatuan dua keluarga besar yang perlu dijaga keharmonisannya.

“Pernikahan itu ibadah panjang, maka harus dijaga dengan kesabaran, kejujuran, dan saling pengertian. Suami menjadi pemimpin yang bijak, istri menjadi pendamping yang setia, saling mendukung dalam suka maupun duka. Jangan biarkan ego mengalahkan cinta,” pesan beliau kepada pasangan Sandri dan Susmita.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik, komitmen dalam menjalankan peran masing-masing, serta menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam membina rumah tangga. Nasehat tersebut disampaikan dengan penuh kehangatan, sehingga mampu menggugah dan memberikan motivasi positif bagi kedua calon mempelai.

Pasangan Sandri dan Susmita mengaku bersyukur dan merasa lebih siap setelah menerima nasehat pernikahan tersebut. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada pihak KUA Sentajo Raya yang telah memberikan pelayanan prima sejak proses pendaftaran hingga pembinaan pra-nikah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan terintegrasi yang terus dikembangkan oleh KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah di tengah masyarakat.(RDW)