Indragiri Hulu,(Inmas). Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, maka pelayanan akad nikah dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dengan petugas KUA Kecamatan.
Pelaksanaan akad nikah dapat diselenggarakan di KUA atau di luar KUA dengan peserta prosesi akad nikah maksimal 10 (sepuluh) orang.
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 Tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengenai biaya pernikahan yang terbagi menjadi dua, yaitu gratis atau nol Rupiah jika proses nikah dilakukan pada jam kerja di KUA dan dikenakan biaya Rp 600 Ribu jika nikah dilakukan di luar KUA dan atau di luar hari dan jam kerja.
Terkait dengan hal tersebut di atas, Penghulu Muda/Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Lirik, H. Sepriadi, MA (urut satu dari sisi kiri) pada hari Jumโat 25 September 2020 melaksanakan tugas terkait pelayanan pencatatan nikah di Luar Balai Nikah KUA dengan menerapkan protokol kesehatan, serta usai akad nikah kepada pengantin langsung diserahkan Buku Nikah dan Legalisir Buku Nikah.(tulang)
PENGHULU KUA LIRIK LAYANAN AKAD NIKAH TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Republik Indonesia Nomor : P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru (New Normal) Pelayanan Nikah Pada Masa Pandemi Covid-19, maka pelayanan akad nikah dapat dilaksanakan dengan...