0 menit baca 0 %

PENGHULU KUA SENTAJO RAYA H. RIKO PILIHANTONI BERIKAN NASEHAT PERNIKAHAN DAN PELATIHAN IJAB KABUL KEPADA CALON PENGANTIN

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memberikan pembekalan keagamaan dan bimbingan teknis menjelang akad nikah, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, memberikan nasehat pernikahan serta pelatihan ijab kabul kepada pasangan calon pengantin, Yesti dan Irpanji, bers...

Kuansing (Kemenag) — Dalam rangka memberikan pembekalan keagamaan dan bimbingan teknis menjelang akad nikah, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, memberikan nasehat pernikahan serta pelatihan ijab kabul kepada pasangan calon pengantin, Yesti dan Irpanji, bersama wali nikah yang hadir mendampingi. Pada Rabu 23 Juli Pukul 10.45 WIB.

Kegiatan ini berlangsung di ruang Penghulu KUA Kecamatan Sentajo Raya, dalam suasana khidmat dan penuh perhatian dari seluruh pihak yang hadir. Penghulu H. Riko Pilihantoni secara langsung memberikan arahan tentang makna pernikahan dalam Islam, tanggung jawab suami istri, serta pentingnya kesiapan spiritual dan emosional dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

“Pernikahan adalah mitsaqan ghaliza—sebuah perjanjian yang agung. Ia bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mengikat dua keluarga dalam satu ikatan yang penuh tanggung jawab di hadapan Allah SWT,” ujar H. Riko dalam penyampaiannya.

Dalam pelatihan ijab kabul, H. Riko membimbing secara langsung calon mempelai pria, Irpanji, dalam melafalkan kalimat ijab dan kabul secara jelas, tepat, dan sesuai dengan ketentuan syariat. Beliau juga menjelaskan kepada wali nikah dan keluarga tentang tata cara ijab kabul yang benar dan sah menurut hukum Islam dan perundang-undangan.

Tak hanya sebatas teknis, pesan-pesan agama turut disampaikan secara mendalam oleh penghulu. Di antaranya tentang pentingnya menjaga niat pernikahan semata-mata karena Allah, menjaga komunikasi, kejujuran, dan tanggung jawab dalam rumah tangga, serta kewajiban saling menasihati dalam kebaikan.

“Rumah tangga adalah tempat bertumbuhnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. Suami adalah pemimpin, dan istri adalah pendamping yang mulia. Keduanya harus saling melengkapi, bukan saling menguasai,” tambahnya dengan penuh penekanan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Sentajo Raya dalam memberikan pelayanan bukan hanya dalam bentuk administratif, tetapi juga pembinaan yang bersifat edukatif dan spiritual kepada masyarakat, khususnya calon pengantin.

Dengan adanya nasehat pernikahan dan pelatihan ijab kabul ini, diharapkan pasangan Yesti dan Irpanji dapat memasuki jenjang pernikahan dengan kesiapan yang utuh dan mampu membina keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.(RDW)