Kuansing (Kemenag) — Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Indonesia (BSI) Teluk Kuantan, Selasa (22/07). Kunjungan ini berlangsung di ruang kerja KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selasa 22 Juli 2025.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Bank Syariah Indonesia dengan KUA Kecamatan Sentajo Raya, serta dalam rangka menyampaikan surat undangan resmi dari BSI kepada para jama’ah haji yang berasal dari wilayah Kecamatan Sentajo Raya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala KCP BSI Teluk Kuantan menyampaikan bahwa undangan tersebut merupakan bagian dari agenda apresiasi dan edukasi keuangan syariah pasca kepulangan jama’ah haji tahun 2025. Program ini bertujuan untuk memperluas literasi keuangan berbasis syariah sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan perbankan syariah di daerah.
“Silaturahmi ini merupakan bentuk sinergi antara lembaga keuangan syariah dengan instansi keagamaan. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus terjalin demi pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para jama’ah haji,” ujar Kepala KCP BSI Teluk Kuantan.
Sementara itu, Penghulu KUA Sentajo Raya, H. Riko Pilihantoni, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari pihak Bank Syariah Indonesia.
“Kami sangat mendukung segala bentuk kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, apalagi dalam hal peningkatan literasi keuangan syariah. Semoga para jama’ah haji dapat mengikuti undangan ini dengan baik dan mendapatkan manfaat yang luas,” tutur H. Riko.
Pertemuan ini diakhiri dengan penyerahan langsung surat undangan oleh pihak BSI kepada KUA Sentajo Raya, yang selanjutnya akan diteruskan kepada para jama’ah haji di wilayah kerja KUA Kecamatan Sentajo Raya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai kerja sama produktif antara KUA dan lembaga keuangan syariah di masa mendatang, guna mendukung penguatan ekonomi umat berbasis nilai-nilai Islam.(RDW)