0 menit baca 0 %

Pengorbanan yang Hidup: Umat Katolik Teluk Kuantan Menyumbangkan Darah untuk Menyelamatkan Sesama

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Teluk Kuantan mengadakan aksi sosial yang diinisiasi oleh Lingkungan Santa Agnes Pasar melalui kegiatan donor darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD Teluk Kuantan. Pelayanan medis dipimpin oleh dr.


Kuansing (Kemenag) – Umat Katolik Paroki Santo Antonius Padua Teluk Kuantan mengadakan aksi sosial yang diinisiasi oleh Lingkungan Santa Agnes Pasar melalui kegiatan donor darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD Teluk Kuantan. Pelayanan medis dipimpin oleh dr. Gianjar Sukma Putra, AIFO-K, bersama tim kesehatan yang terdiri dari Wiwit Marlina, A.Md.Ak., Rahma Mumairah, A.Md.Ak., dan Susanti Andarlina, A.Md.Kep. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025, di Aula Paroki St. Antonius Padua Teluk Kuantan.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangka memperingati pesta pelindung Lingkungan Santa Agnes Pasar, sebagai ungkapan syukur atas karunia kehidupan sekaligus wujud komitmen Gereja dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan dimulai dengan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang telah berlangsung sejak 5 Oktober 2025 di Aula Paroki Teluk Kuantan, sebagai bentuk pelayanan Gereja demi kesehatan dan kesejahteraan umat serta masyarakat sekitar.

Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Pakrin Manalu, S.Pd., turut berpartisipasi sebagai relawan donor darah dan menunjukkan keterlibatan aktif dalam karya kemanusiaan yang melampaui batas pelayanan gerejawi. Kehadiran lintas umat juga tampak melalui partisipasi dua orang dari umat Wiara Teluk Kuantan dan dua orang dari umat Muslim. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 21 kantong darah yang diharapkan dapat membantu pasien-pasien yang membutuhkan di wilayah Kuantan Singingi.

Pastor baru Paroki Teluk Kuantan, P. Erwin Daniel Simanulang, OFMCap., ikut serta sebagai pendonor. Seusai mendonorkan darah, beliau menyampaikan pesan kemanusiaan bahwa kegiatan donor darah merupakan perjuangan untuk nilai kehidupan. Setiap tetes darah yang diberikan dapat menyelamatkan hidup orang lain, sehingga kepedulian tanpa memandang suku, agama, dan golongan sangatlah penting. Donor darah, menurut beliau, juga memperbarui tubuh sehingga pendonor semakin sehat dan bermanfaat bagi sesama.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga menjadi wujud nyata solidaritas, kepedulian lintas umat, dan pelayanan Gereja yang terbuka bagi seluruh masyarakat.

Panitia pelaksana yang diwakili oleh Bendahara Lingkungan Santa Agnes, Kimmawaty, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah dilaksanakan sebagai aksi sosial untuk menolong sesama yang membutuhkan. Banyaknya permintaan donor darah menjadi motivasi terselenggaranya kegiatan ini. Program pertama dimulai pada tahun 2021 bertepatan dengan peringatan HUT RI, lalu dilanjutkan menjadi bagian dari rangkaian pesta pelindung Santa Agnes. Ia mengajak masyarakat agar tidak takut mendonorkan darah, karena donor darah memberikan manfaat besar bagi orang lain.

Penyuluh Agama Katolik, Pakrin Manalu, S.Pd., menambahkan pesan inspiratif terkait kegiatan ini. Menurutnya, aksi donor darah merupakan wujud nyata iman yang bekerja melalui kasih. Melalui tindakan sederhana namun penuh makna ini, setiap orang dapat mengambil bagian dalam misi kemanusiaan. Ia mengajak umat untuk terus membangun budaya berbagi, saling peduli, dan menghadirkan harapan bagi sesama. Bagi Penyuluh, donor darah adalah bentuk pelayanan yang lintas batas, melampaui sekat agama dan golongan, serta menjadi tanda bahwa nilai kemanusiaan adalah milik bersama.(PM)