0 menit baca 0 %

Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, Kemenag Siak Selenggarakan FGD

Ringkasan: Siak (Kemenag)- Rabu, (18/06/2025) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indanoesia menyelenggarakan kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan yang pelaksanaanya dilakukan di Kementerian Agama Kabupate...

Siak (Kemenag)- Rabu, (18/06/2025) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indanoesia menyelenggarakan kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan yang pelaksanaanya dilakukan di Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Indonesia melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Hadir dan sekaligus memberikan pemaparan dalam FGD ini Plh. Kepala Kemenag Siak, Wandi Utama, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Harman, Kepala KUA Kecamatan Siak, Hartono dan jajaran panitia penyelenggara.

Wandi Utama menyampaikan pentingnya peran berbagai pihak dalam mencegah konflik sosial. “Peran aktif seluruh pihak dalam mencegah konflik dan menjaga harmoni sosial sangat penting demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan berkelanjutan. Menjaga harmoni sosial dan mencegah konflik bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat”, tuturnya.

Berbagai studi kasus dan pengalaman lapangan dipaparkan dalam diskusi, menghasilkan rekomendasi penguatan kapasitas dan komunikasi bagi seluruh peserta yang berhadapan langsung dengan konflik lapangan. Kegiatan yang telah dijadwalkan oleh Dirjen Bimas Islam ini dibagi menjadi beberapa Zona, adapun untuk wilayah Sumatera masuk ke dalam Zona I dan Kemenag Kabupaten Siak menjadi salah satu yang melaksanakan sesuai jadwal pada hari ini.

Acara ini diikuti oleh beberapa unsur diantaranya unsur Kementerian Agama, lembaga dan Ormas Keagamaan Islam. Sementara itu selaku Kasi Bimas, Harman menyampaikan tujuan FGD untuk mendeteksi potensi konflik dan langkah-langkah pencegahan. ini bertujuan mengidentifikasi dan memperkuat langkah-langkah deteksi dini potensi konflik sosial yang berhubungan dengan isu keagamaan. Diskusi juga membahas strategi mitigasi agar kerukunan antarumat beragama di Siak tetap terjaga.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama dalam mendukung kerukunan umat beragama khususnya di wilayah Kabupaten Siak. (Fz)