0 menit baca 0 %

Penguatan Remaja Sehat Menurut Islam, Penghulu KUA Bantan Beri Materi BRUS di MTsN 2 Bantan

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Penghulu KUA Kecamatan Bantan, Faisal Amin, memberikan materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula MTsN 2 Bantan Jumat (26/9/2025) pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa yang antusias mendengarkan materi.Dalam penyampaiannya, Faisal Amin mengangkat tema Remaja...

Bantan (Kemenag) - Penghulu KUA Kecamatan Bantan, Faisal Amin, memberikan materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula MTsN 2 Bantan Jumat (26/9/2025) pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa yang antusias mendengarkan materi.

Dalam penyampaiannya, Faisal Amin mengangkat tema “Remaja Sehat Menurut Islam”. Ia menjelaskan bahwa kesehatan remaja bukan hanya sebatas fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Remaja sehat menurut Islam adalah remaja yang mampu menjaga kebersihan diri, berperilaku sopan, menjauhi pergaulan bebas, serta konsisten melaksanakan ibadah. Dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani, generasi muda akan menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Suasana penyampaian materi semakin menarik karena diselingi sesi tanya jawab. Salah seorang siswa menanyakan, “Pak, bagaimana cara kami sebagai remaja menghindari pengaruh negatif media sosial agar tetap sehat menurut Islam?”

Faisal Amin menjawab dengan tenang, “Gunakan media sosial secara positif, misalnya untuk mencari ilmu dan inspirasi. Batasi waktu penggunaan, selalu ingat adab, dan jangan lupa melaksanakan ibadah tepat waktu. Jika iman kuat, insya Allah kita bisa terhindar dari pengaruh negatif.”

Kegiatan BRUS ini mendapat apresiasi dari pihak madrasah karena menjadi bekal penting bagi siswa dalam membentuk karakter islami yang sehat dan berkualitas.

Kepala KUA Kecamatan Bantan, Drs. H. Nasuha, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi sarana pembinaan remaja di sekolah. “Kami berharap melalui BRUS, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, berakhlak mulia, serta mampu menjaga diri dari pengaruh negatif di era digital,” ujarnya.