Kemenag (Kuansing) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya mengadakan pertemuan strategis dengan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sentajo Raya pada Rabu 22 Januari 2025. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas tugas-tugas penyuluh Agama Islam serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di kecamatan.
Kegiatan ini berlangsung di Ruangan Kepala KUA dan dihadiri oleh para penyuluh Agama Islam, dalam sambutannya, Kepala KUA Sentajo Raya, Rindra Febrian menekankan pentingnya peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat Islam.
"Penyuluh Agama Islam memiliki tanggung jawab besar untuk mendampingi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, baik keagamaan, sosial, maupun pembinaan keluarga. Oleh karena itu, koordinasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah kecamatan, tokoh agama, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif," ujar Kepala KUA.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda kerja dibahas, antara lain:
1. Penguatan Peran Penyuluh: Fokus pada pendampingan masyarakat dalam memahami nilai-nilai Islam, termasuk program dakwah, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
2. Kerja Sama dengan Stakeholder: Penyuluh diharapkan menjalin hubungan baik dengan pihak kecamatan, sekolah, dan lembaga sosial lainnya untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat.
3. Penyelesaian Masalah Sosial: Pendekatan berbasis agama diusulkan sebagai solusi dalam menangani isu-isu sosial seperti perceraian, konflik keluarga, dan kenakalan remaja.
Salah seorang penyuluh Agama Islam Jusniwati menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. "Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan berkoordinasi dengan semua pihak agar program pembinaan berjalan lancar," katanya.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama antara KUA, penyuluh, dan stakeholder lainnya di Kecamatan Sentajo Raya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran agama dalam membangun masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.(RDW)