0 menit baca 0 %

Pengurus Masjid Agung Safari Magrib ke Kepenuhan Hulu

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Pengurus Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, dibawah pimpinan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA yang juga Kakan Kemenag Rohul, melakukan safari magrib ke Masjid Raya Kepenuhan Hulu di Pekan Tebih, Selasa (16/4/2013).
Rokan Hulu (Humas)- Pengurus Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, dibawah pimpinan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA yang juga Kakan Kemenag Rohul, melakukan safari magrib ke Masjid Raya Kepenuhan Hulu di Pekan Tebih, Selasa (16/4/2013). Rombongan pengurus Masjid Agung yang turut hadir adalah Ketua I Masjid Agung Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Imam Besar H Azhar Darma SE, H Abd Rahman Jailani SAg, H Damrah S Sos, Ustaz Anjasmara, Ustaz Syafri SAg, Harfaini, Suhadi, dan Khairul Amin. Hadir dalam acara safari magrib adalah anggota DPRD Rohul Tengku Syafril, Kepala KUA Kepenuhan Hulu Mulyadi SAg, Kades Pekan Tebih, alim ulama, cerdik pandai, khalifah, mursyid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus dan imam masjid serta 200 orang umat Islam Pekan tebih dan sekitarnya. Ahmad Supardi Hasibuan dalam tausiyahnya menyatakan bahwa salah satu program yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah beserta Kemenag Rohul adalah menjalin hubungan silaturrahim antar masjid. Diharapkan, Masjid Agung Pasir Pengaraian menjadi pusat sentral utama masjid se Rohul. Dibawahnya ada Masjid Besar pada 16 kecamatan dan dibawahnya lagi ada masjid desa/kelurahan, RW/RT, Langgar, Mushalla, dan Surau. Jika masjid yang ada di Rohul sebanyak 800 masjid, 200 langgar, 300 mushalla, dan 124 surau, dengan jumlah total 1.424 unit ini dapat dirajut sedemikian rupa, kemudian dapat diberdayakan sesuai konsep Islam, maka akan melahirkan sebuah kekuatan maha dahsyat, yang dapat merubah peradaban masyarakat. Salah satu persoalan yang kita hadapi adalah masjid/langgar/mushalla/surau, hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, zikir, dan sholat. Padahal, masjid/langgar/mushalla/ surau ini dapat dijadikan sebagai sentral pembinaan dan pemberdayaan umat Islam. “Nabi Muhammad SAW membina tentara Islam dari masjid,” tegas Kakan. Menurut Kakan, hal ini akan dapat diwujudkan, manakala semua kegiatan umat Islam dilakukan dengan berbasis masjid. Semua bermula dari masjid dan berakhir pula di masjid. Masjid harus menjadi kebanggaan umat, sehingga hati umatnya tertaut pada masjid.***(Ash).