Kampar ( Kemenag )--Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Salo resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Masjid As-Solihin, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Selasa, 27/5/2025.
Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi para ulama dan tokoh agama setempat dalam memperkuat pembinaan umat di tingkat kecamatan.
Prosesi pengukuhan dilakukan di hadapan masyarakat dan tokoh-tokoh lintas elemen, serta disambut antusias oleh warga sekitar. Acara tersebut dirangkai dengan kegiatan Tabligh Akbar bertema “Fiqih Qurban”, yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar, Abuya Dr. H. Mawardi Muhammad Saleh, Lc., MA.
Dalam ceramahnya, Abuya Mawardi menekankan pentingnya pemahaman yang benar dalam menjalankan ibadah qurban, mulai dari memilih hewan, waktu penyembelihan, hingga distribusi daging kepada yang berhak menerima. “Ibadah qurban adalah bentuk ketaatan sekaligus kepedulian sosial. Maka pelaksanaannya harus sesuai tuntunan syariat agar sah ibadahnya dan terasa manfaatnya,” ujarnya.
Momentum pelantikan ini juga mencatat partisipasi aktif para penyuluh agama. Sebanyak empat orang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Salo turut diamanahkan menjadi bagian dari struktur kepengurusan MUI Kecamatan Salo, sebagai bentuk sinergi antara peran dakwah fungsional dengan kelembagaan ulama.
Keempat penyuluh tersebut adalah Gusmawati HR, S.Hi, Adi Jondri, Jasdion, S.Ag, dan Panji Prasetyo.
Keempat penyuluh tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan dakwah, edukasi keagamaan, serta menjembatani kebutuhan masyarakat dalam memperoleh informasi dan bimbingan keislaman yang terpercaya dan sejuk.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan harapan besar agar kepengurusan MUI Kecamatan Salo yang baru ini dapat langsung bergerak menjalankan program pembinaan, seperti kajian rutin, penguatan literasi fiqih, penanganan problem keumatan, dan kolaborasi lintas sektor.
Acara berlangsung khidmat, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi simbol bahwa peran ulama dan penyuluh agama tetap vital dalam menjaga akidah serta membimbing umat di tengah arus perubahan zaman.
Dengan pengukuhan ini, MUI Kecamatan Salo diharapkan dapat lebih solid dalam melayani umat, menjadi mitra strategis pemerintah, serta mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan tercerahkan.