0 menit baca 0 %

Pengurus Mushalla Amal Ikhlas Gelar Rapat Perdana Sambut Ramadan, Bahas Pengembangan dan Program Ibadah

Ringkasan: Riau (Kemenag)- Dalam rangka mempersiapkan bulan suci Ramadan dan memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat keagamaan dan sosial, Pengurus Mushalla Amal Ikhlas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menggelar Rapat Persiapan Menyambut Ramadan pada Kamis (27/2/2025) di Aula Kabag Ta...

Riau (Kemenag)- Dalam rangka mempersiapkan bulan suci Ramadan dan memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat keagamaan dan sosial, Pengurus Mushalla Amal Ikhlas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menggelar Rapat Persiapan Menyambut Ramadan pada Kamis (27/2/2025) di Aula Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Mushalla Amal Ikhlas, H. Muliardi, ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai agenda penting terkait pengelolaan dan pengembangan mushalla, termasuk rencana jangka panjang untuk meningkatkan status Mushalla Amal Ikhlas menjadi masjid.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas fungsi rumah ibadah, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan intelektual keislaman.

Selain rencana pengembangan mushalla, rapat juga membahas program kegiatan selama Ramadan. Salah satu program utama yang akan dijalankan adalah ceramah ba’da Zuhur, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta mempererat kebersamaan di antara jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, juga telah ditetapkan para petugas muballigh, imam, muazin, serta tim protokol yang akan bertugas selama Ramadan guna memastikan kelancaran ibadah dan kegiatan di mushalla.

Ketua Pengurus Mushalla, H. Muliardi, dalam arahannya menyampaikan harapan besar kepada seluruh pengurus yang telah ditunjuk. Ia menegaskan bahwa pengurus memiliki peran strategis dalam memakmurkan mushalla serta menjadikannya sebagai tempat yang tidak hanya nyaman untuk beribadah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi umat dalam berbagai aspek kehidupan.

"Saya berharap pengurus yang telah ditunjuk dapat bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Mushalla ini bukan hanya sekadar tempat shalat, tetapi juga pusat pembinaan umat. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar H. Muliardi.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muliardi juga mengimbau agar fungsi masjid dapat dimaksimalkan, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan sosial. Ia menekankan pentingnya masjid menjadi ruang yang inklusif bagi semua kalangan, baik untuk mendalami ilmu agama, memperkuat ukhuwah Islamiyah, maupun sebagai tempat penguatan karakter umat.

"Masjid harus menjadi pusat aktivitas umat yang memberi manfaat luas. Bukan hanya tempat shalat, tetapi juga wadah untuk belajar, berdiskusi, dan menebar kebaikan. Pengurus memiliki peran penting dalam memastikan bahwa masjid dan mushalla benar-benar berfungsi sebagai mercusuar peradaban Islam," tambahnya.

Dengan persiapan yang matang dan komitmen dari seluruh pengurus, diharapkan Mushalla Amal Ikhlas dapat menjadi lebih aktif dalam memberikan pelayanan keagamaan, serta menjadi pusat spiritual yang membawa keberkahan bagi seluruh jamaah, khususnya dalam menyambut bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan. (*)