Dumai (Inmas) – Pengurus Musholla Jamiatul Hujjaj Kantor Kementerian Agama Kota Dumai diketuai oleh Drs. H. Zulkifli yang juga menjabat selaku Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H di musholla setempat pada Jum’at (05/11/2021)
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Kantor Kemenag Dumai, Drs. H. Syafwan. Yang dihadiri oleh Kasubbag TU, Para Kasi/Penyelenggara Zawa, dan Ketua Pokjawas serta karyawan-karyawati Kantor Kemenag Dumai.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Dumai H. Syafwan mengajak kepada hadirin untuk mencontoh sifat Rasulullah SAW di tengah keterbatasan diri sebagai hamba Allah yang tidak luput dari dosa.
“Melalui peringatan maulid ini kita tingkatkan keyakinan dan keimanan kita kepada Allah SWT agar hari ini menjadi lebih baik dari hari kemaren, dengan mengambil contoh suri tauladan dari baginda Nabi Muhammad SAW,” ujar H. Syafwan.
ia juga mengajak untuk menyimak apa yang di sampaikan oleh penceramah Ustadz DR. Rasyidi Turisman, M.Pd.I nanti dan memberikan waktu yang cukup kepada penceramah untuk menyampaikan tausiahnya.
Sementara itu Ustadz DR. Rasyidi Turisman, M.Pd.I dalan tausiahnya menjelaskan makna dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, “Untuk mengetahui makna peringatan Maulid Nabi kita harus mengetahui terlebih dahulu perbedaan kata maulid dan maulud dimana kata maulid nabi berati waktu nabi di lahirkan sedangkan maulud itu merupakan bayi yang di lahirkan,” kata Ustadz DR. Rasyidi Turisman, M.Pd.I.
Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya selawat ke atas Nabi dan kisah inspiratif Rasulullah SAW yang perlu diteladani.
“Selawat kepada Nabi Muhamaad SAW ada yang wajib ada juga yang sunnah. Dimana Selawat yang wajib ada pada doa dan bacaan salat. Sedangkan yang sunnah kita bersalawat kepada nabi kapan pun atau dalam kondisi apapun sesalu bersalawat bermakna akan mendapatkan syafaat dari nabi Muhammad SAW sebagai mana firman Allah SWT dalam Al- Quran sesungguhnya Allah dan para malaikat bersalawat kepada Nabi wahai orang-orang yang beriman bersalawatlah kamu dan ucapkan salam dengan penuh kehormatan kepadanya. Maka dari itu kita selaku hambanya jangan berat mengucapkan salawat,” demikian Ustadz DR. Rasyidi Turisman, M.Pd.I. (Arief)