Indragiri Hulu, (Inmas). Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih dan witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya’. Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, seperti Masjid, Surau, maupun Mushalla, karena merupakan bagian dari syiar Islam yang harus ditampakkan.
Beberapa hikmah shalat tarawih diantaranya, shalat sunnah paling utama; diampuni dosannya yang telah lalu; shalat tarawih berjamaah seperti qiyamul lail semalam penuh; meningkatkan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah; serta menyehatkan jasmani dan rohani.
Sebelum shalat tarawih dan witir, biasanya ada tausiyah yang disampaikan dengan ringkas dan padat atau yang lebih akrab dikenal dengan kultum (kuliah tujuh menit) dengan beragam tema yang dapat menambah pengetahuan/pemahaman tentang keagamaan Islam sekaligus untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Selasa 26 Maret 2024/15 Ramadhan 1445 H, Tim Safari Ramadhan Madrasah Aliyah Swasta Nurul Falah Air Molek, Kec. Pasir Penyu mengisi kegiatan malam ramadhan di Masjid Raudhatul Jannah, Desa Candirejo, Kec. Pasir Penyu. Kultum disampaikan peserta didik atas nama Kenia Rizya Deva, kelas XI MIPA2 dengan judul: "Indahnya Kesabaran" . Kegiatan didampingi guru Pembina Saidah Harahap, S.Pd dan Refni Oktrimurviza, S.Pd.I.
Sebagaimana yang disampaikan kepala MA Swasta Nurul Falah Hardianto, S.Pd.I bahwasanya kegiatan Safari Ramadhan merupakan program rutin tahunan, dimana peserta didik dengan didampingi Guru Pembimbing menyampaikan tausiyah/kultum santapan rohani ramadhan di Mushalla/Surau/Masjid. Selain untuk pembentukan karakter, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, melatih berani tampil di depan umum, Safari Ramadhan sekaligus ajang penyaluran bakat dan minat peserta didik dibidang dakwah. Selanjutnya, Safari Ramadhan juga merupakan ajang silaturahim keluarga besar MAS Nurul Falah Air Molek dengan masyarakat sekitar sekaligus wadah untuk regenerasi para mubaligh/mubalighah, ujar Hardianto.
Pendidikan yang ideal adalah menciptakan dan mencetak generasi yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah. Pendidikan karakter adalah sebuah proses transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh-kembangkan dalam kepribadian seseorang dengan melibatkan aspek pengetahuan, (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action).Melaksanakan kegiatan keagamaan Islam penting dilakukan oleh satuan pendidikan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik selaku generasi penerus bangsa, tambah Hardianto. Ditambahkannya, bahwasanya kultum yang disampaikan peserta didik tersebut merupakan implementasi daripada kegiatan muhadharah yang dilaksanakan setiap pagi hari Jum’at.(tulang)