0 menit baca 0 %

Peningkatan Keimanan & Ketaqwaan, Serta Melatih Berani Tampil & Upaya Regenerasi Mubaligh/Mubalighah Yang Berkualitas, MA Ponpes Asy-Syaakiriin Sungai Lala Utus Peserta Didik Mengisi Kultum Santapan Rohani Malam Ramadhan

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih dan witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya . Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, sep...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih dan witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya’. Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, seperti Masjid, Surau, maupun Mushalla, karena merupakan bagian dari syiar Islam yang harus ditampakkan.

Beberapa hikmah shalat tarawih diantaranya, shalat sunnah paling utama; diampuni dosannya yang telah lalu; shalat tarawih berjamaah seperti qiyamul lail semalam penuh; meningkatkan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah; serta menyehatkan jasmani dan rohani.

Sebelum shalat tarawih dan witir, biasanya ada tausiyah yang disampaikan dengan ringkas dan padat atau yang lebih akrab dikenal dengan kultum (kuliah tujuh menit) dengan beragam tema yang dapat menambah pengetahuan/pemahaman tentang keagamaan Islam sekaligus untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

Ahad 24 Maret 2024, peserta didik MA. Ponpes Asy-Syaakiriin Kec. Sungai Lala atas nama Naspinda Nasution, kelas XI MIPA2 mengisi kultum santapan rohani malam ramadhan di Masjid Mamba'ul Huda, Kebun 3 Kec.Sungai Lala. 

“Selain untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian untuk melatih tampil berani di depan umum sekaligus memperdalam pemahaman agama. Partisipasi santri MA Ponpes Asy-Syaakiriin dalam mengisi tausiah/kultum juga menjadi bagian dari upaya pondok pesantren untuk mempersiapkan kader-kader dakwah yang tangguh dan berkualitas. Diharapkan, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menjalani peran sebagai duta Islam yang aktif dan produktif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kedamaian. Dengan demikian, langkah ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar Sungai Lala, tetapi juga menjadi investasi untuk masa depan para pendakwah yang lebih berkualitas dan berdaya tahan di tengah-tengah masyarakat”, ujar kepala MA Ponpes Asy-Syaakiriin, Annur Rismawati, S.E(tulang)