Pekanbaru (Kemenag)- Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di MAN 1 Kota Pekanbaru oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi menjadi sorotan utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Kegiatan ini berlangsung di aula MAN 1 Kota Pekanbaru, Senin (22/7/2024).
Materi yang disampaikan dalam pembinaan ini tidak terlepas dari strategi bagaimana menciptakan organisasi pendidikan yang dapat berkembang dan maju secara berkelanjutan. Salah satu poin penting yang dibahas adalah kemampuan dalam menyelesaikan masalah (Problem Solving), di mana GTK mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, dalam pembinaan ini juga ditekankan pentingnya manajemen diri (Self Management) bagi GTK. Hal ini mencakup kemampuan untuk mengatur waktu, emosi, dan tugas dengan efektif guna meningkatkan produktivitas dan kinerja dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik. Selanjutnya, aspek kompetensi sosial (Social Competency) juga menjadi fokus dalam pembinaan ini, di mana GTK minta untuk dapat berinteraksi secara positif dengan berbagai pihak terkait dalam lingkungan pendidikan, seperti murid, rekan kerja, dan orang tua siswa.
Tak ketinggalan, pembinaan GTK juga mengangkat isu penting mengenai transformasi digital dalam dunia pendidikan. Transformasi digital di sini mencakup perubahan cara berpikir dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. GTK diminta untuk mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang inovatif dan menarik bagi peserta didik. Dengan demikian, diharapkan GTK dapat menjadi garda terdepan dalam memajukan pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi yang tepat. โPertama kali yang dapat dilakukan adalah mentransformasikan cara berfikir. Apa yang difikirkan adalah apa yang dilakukan lalu hal itu akan menjadi kebiasaan.โ
Pembinaan ini juga menekankan bahwa apa yang dipikirkan oleh GTK akan memengaruhi tindakan yang dilakukan, dan akhirnya akan menjadi kebiasaan. Dengan demikian, penting bagi GTK untuk selalu memperhatikan pola pikirnya agar dapat memberikan contoh yang baik. Melalui pembinaan ini, diharapkan GTK dapat menjadi sosok pendidik yang mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan pengajaran yang berkualitas. (Humas MAN 1)