0 menit baca 0 %

Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Kanwil Kemenag Prov. Riau

Ringkasan: Jakarta (Humas)- Subbag Keuangan Kanwil Kemenag Prov. Riau mengadakan kegiatan kunjungan dan konsultasi masalah anggaran selama 3 hari dari tanggal 22-24 Juli 2010 dan diketuai oleh Kabag Tata Usaha, Drs. H. Albakiran Balim. Kegiatan kunjungan dan konsultasi ini ditujukan pada dua tempat yaitu Kemen...
Jakarta (Humas)- Subbag Keuangan Kanwil Kemenag Prov. Riau mengadakan kegiatan kunjungan dan konsultasi masalah anggaran selama 3 hari dari tanggal 22-24 Juli 2010 dan diketuai oleh Kabag Tata Usaha, Drs. H. Albakiran Balim. Kegiatan kunjungan dan konsultasi ini ditujukan pada dua tempat yaitu Kementerian Keuangan RI tepatnya pada Dirjen Perbendaharaan Bagian Pengelola Anggaran dan Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta. Kegiatan kunjungan dan konsultasi ini diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari staf Subbag Keuangan dan pegawai pada tiap bidang dan subbag yang khusus pengelolaan anggaran. Kegiatan kunjungan dan konsultasi yang didahului dengan kunjungan ke Kementerian Keuangan RI tepatnya Dirjen Perbendaharaan Bagian Pengelola Anggaran dimaksudkan untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai pengelolaan anggaran. Hal ini dikarenakan adanya permasalahan regulasi yang tidak dapat diterjemahkan dengan benar dan tepat sehingga sering terjadi kesalahpahaman. Rombongan Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau ini diterima baik oleh Direktur Perbendaharaan oleh 4 orang yang berada pada jajarannya, yaitu Eddy Sumardi jabatan Kasubbid Data dan Bantuan Teknis Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Nano Suhasno jabatan Kasubbid Pelaksanaan Anggaran III, dan 2 orang staf ahli Dirjen Perbendaharaan yaitu Agus Sudianto dan Ahmad Nizar, ST. Konsultasi yang diisi dengan tanya jawab ini cukup menghabiskan waktu yang cukup lama sekitar 2 jam lebih. Pertanyaan-pertanyaan tersebut lebih difokuskan pada pengelolaan anggaran yang terdapat pada DIPA Kanwil Kemenag Prov. Riau seperti wewenang juknis, proses pencairan dana Blockgrand, pemberian honor kegiatan, penggunaan fasilitas Negara, pembayaran PPh dan PPn, dan lain-lainnya. Kesimpulan yang didapat setelah proses diskusi yang panjang dapat memberikan penerangan bagi peserta kunjungan dan konsultasi dari Kanwil Kemenag Prov. Riau karena selama ini masih sering terjadi kesimpang siuran informasi mengenai pengelolaan anggaran sehingga dapat terjadi kesalahan yang fatal seperti temuan Irjen atau BPK atas penggunaan anggaran sehingga temuan ini harus ada pengembalian. Semoga dengan adanya kunjungan dan konsultasi ini, kami dari Kanwil Kemenag Prov. Riau dapat bekerja lebih baik lagi dan adanya peningkatan kualitas pengelolaan anggaran sehingga kamipun dapat meminimalisasikan kesalahan dalam hal pengelolaan anggaran, tutur Drs. H. Albakiran Balim selaku ketua tim rombongan. Kegiatan Kunjungan dan Konsultasi ke Kementerian Keuangan RI pada Dirjen Perbendaharaan Bagian Pengelolaan Anggaran ini diakhiri dengan jamuan makan siang bersama yang sudah disiapkan oleh pihak Dirjen tersebut. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta yang kemudian rombongan pun diterima oleh Kabag TU, Kasubbag Keuangan dan IKN, Kasubbag Kepegawaian dan Ortala, dan Kasubbag Umum serta staf yang berada pada jajaran Kanwil Kemenag Prov. DKI Jakarta. Kegiatan kunjungan dan konsultasi ini dimaksudkan sebagai studi banding, bertukar pikiran dan mempererat tali silahturahmi karena masih berada pada instansi yang sama. Diskusi panjang semi formal yang diselingi oleh candaan ini mampu menghangatkan suasana kekeluargaan Kementerian Agama tanpa mengurangi informasi akurat yang terdapat didalamnya. Pada akhir kesimpulan bahwa pada pengelolaan anggaran Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau tidak jauh beda dengan yang sudah dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta. Hanya ada beberapa perbedaan dalam hal jumlah satker, jumlah pegawai yang berkompeten dalam bidangnya, dan banyaknya kegiatan yang dianggarkan untuk tahun 2010 ini. Pertemuan yang singkat tetapi sarat informasi ini juga memberikan makna yang mendalam selain mempererat tali silahturahmi maka dapat bertukar pikiran sehingga dapat saling melengkapi kekurangan. Akhir dari pertemuan, kedua kanwil ini memberikan cinderamata agar dapat saling mengingat dan cinderamata yang berkesan adalah yang diberikan oleh Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta yaitu berupa Al Quran terjemahan bahasa Mandarin. Kegiatan kunjungan dan konsultasi ini memberikan pengetahuan dan pengalaman yang sangat berarti bagi rombongan Kanwil Kemenag Prov. Riau agar kinerja selanjutnya dapat dilaksanakan dengan baik dalam hal pengelolaan anggaran sehingga dapat mengurangi kesalahan yang dapat merugikan Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau. (nvm)