Riau (Kemenag) --- Masjid merupakan tempat melakukan aktivitas yang melambangkan kepatuhan, ketaatan dan ketundukan kepada Allah, seperti shalat. Masjid juga dimaknai sebagai sebuah bangunan, tempat ibadah umat Islam, yang digunakan umat Islam terutama sebagai tempat dilangsungkannya shalat berjamaah.
Pelaksanaan sholat jemaah di Masjid akan menjadi ramai dan khusuk kalau dilaksanakan dengan menunjuk petugas-petugas yang baik dan berkompeten. Seorang Imam merupakan bagian terpenting dan sangat menentukan, yang tugasnya memimpin pelaksanaan sholat berjemaah. namun lebih dari itu seorang Imam juga dituntut agar bisa menjadi katalisator yang menjadi magnet untuk bisa menarik lebih banyak jemaah atau masyarakat agar mau melaksanakan sholat di Masjid.
Melihat pentingnya peran seorang Imam, maka Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mengadakan kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid dalam bentuk pelatihan Imam Tetap Masjid pada tanggal 24 s.d 26 Agustus 2025 di Hotel Luxe Riverside Kabupaten Siak dengan tema kegiatan ”Meningkatnya kualitas SDM Imam Masjid menuju Majid berdaya dan berdampak (Madada).
Peserta kegiatan terdiri dari utusan dari Kasi dan Staf Bimas Islam dan Imam-Imam Masjid dari Kabupaten Siak, Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, Meranti dan Rokan Hulu yang berjumlah 30 orang peserta. Adapun yang menjadi Narasumber kegiatan antara lain; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kabid Urusan Agama Islam Dr. H. Muhammad Fakhri, M.Ag, Kasubdit Kemasjidan Kementerian Agama RI H. Akmal Salim Ruhana, S.HI.,M.PP dan Ustadz Dr. H. Musthofa Umar, MA.
Dr. Fakhri menyampaikan bahwa peran seorang Imam Masjid itu antara lain; memimpin sholat berjamaah, menyampaikan khutbah, mendesaian konsep memakmurkan masjid, melayani konsultasi jemaah, memberikan bimbingan kepada masyarakat dan memperkokoh ukhuwah baik dikalangan jemaah maupun pengurus masjid.
Kemudian agar seorang imam dicintai oleh jemaahnya, Dr. Musthofa Umar mengatakan seorang Imam mesti memiliki Ilmu pengetahuan, kepribadian/akhlak, kelebihan (suara, bacaan, seni), penampilan yang bagus dan masuk ke hati jemaah.