Meranti(Kemenag)-- MAN 2 Kepulauan Meranti menggelar acara Pentas Seni Budaya yang berlangsung meriah di halaman dan aula sekolah, Rabu(12/2/2024). Acara ini tidak hanya sebagai bentuk ekspresi kreatif siswa-siswi, tetapi juga sebagai ajang praktek akhir mata pelajaran Seni Budaya. Para siswa diberi kesempatan untuk menampilkan berbagai bentuk seni, baik musik tradisional maupun kontemporer, di hadapan para juri dan penonton.
Pentas seni ini merupakan bagian dari evaluasi bagi siswa yang mengikuti mata pelajaran Seni Budaya, yang dipandu langsung oleh guru pengampu, Nurhadi.Â
Sebanyak 14 kelompok dari berbagai kelas ikut serta dalam acara ini, mempersembahkan kreasi mereka yang penuh semangat dan inovasi. Para siswa memamerkan keterampilan mereka dalam berbagai bentuk seni, dari iringan lagu Melayu yang khas hingga tampilan seni kontemporer yang lebih modern, membuat suasana di MAN 2 Kepulauan Meranti semakin hidup dengan tepuk riuh penonton.
Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo, juga memberikan sambutannya yang penuh semangat dan harapan. Dalam wawancara singkat, beliau menyampaikan, “Pentas seni ini adalah bukti nyata dari kreativitas dan potensi siswa-siswi kami. Kami berharap melalui acara ini, siswa tidak hanya mengembangkan bakat seni mereka, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan. Kami ingin MAN 2 Kepulauan Meranti menjadi tempat yang mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berbakat," tuturnya.
Nurhadi guru yang mengampu mata pelajaran Seni Budaya di MAN 2 Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa seni adalah sarana yang efektif untuk membina akhlak siswa, serta melatih mereka untuk menghargai karya seni dan budaya yang ada.
“Melalui seni, kita mengajarkan tanggung jawab secara menyeluruh kepada siswa. Seni tidak hanya sekedar bentuk ekspresi, tetapi juga pembentukan karakter,” ujar Nurhadi.
Lebih lanjut, Nurhadi mengungkapkan filosofi yang diterapkan dalam pembelajaran seni di sekolah ini, “Dengan ilmu hidup jadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah.” Menurutnya, seni memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir siswa, serta memberikan dampak positif terhadap pembentukan kepribadian yang lebih baik.
Ajang Pentas Seni Budaya kali ini tidak hanya dinikmati oleh siswa, tetapi juga melibatkan para guru yang turut memeriahkan acara. Riawanti dan Trismiwidarti, dua guru seni di sekolah ini, turut berpartisipasi dengan menyumbangkan sebuah lagu Melayu berjudul Lemak Manis. Suara merdu dari kedua guru tersebut semakin memperkaya suasana dan menambah keceriaan di acara tersebut.
Master of Ceremony (MC) dalam acara ini, Mansurun, juga tidak kalah menarik perhatian. Dengan kepiawaiannya dalam berpantun, Mansurun mampu memeriahkan jalannya acara dan membuat suasana semakin hangat. Setiap kali ada kelompok yang tampil, tepuk tangan dan sorakan semangat dari penonton semakin memeriahkan acara.
Tak hanya itu, siswa-siswi yang terlibat dalam acara ini merasa sangat terinspirasi dan semakin mencintai seni. Nursyafika, salah satu siswa yang masih duduk di kelas X, mengungkapkan kekagumannya terhadap acara tersebut. “Saya sangat terkesan dengan acara yang dilaksanakan hari ini. Ini semakin meyakinkan saya untuk tetap berada di MAN 2 Kepulauan Meranti, dan saya akan semakin meningkatkan semangat belajar saya,” ujar Nursyafika dengan penuh antusiasme.
Pentas Seni Budaya di MAN 2 Kepulauan Meranti ini menjadi bukti nyata dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang seni dan budaya. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka. MAN 2 Kepulauan Meranti pun semakin menunjukkan diri sebagai sekolah yang tak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap pengembangan minat dan bakat seni siswanya. Dengan suasana yang ceria dan penuh semangat, acara ini menjadi ajang yang mempererat hubungan antara siswa, guru, dan seluruh civitas akademika MAN 2 Kepulauan Meranti. (HMS-DR)