Rokan Hilir (Kemenag) - Kematian adalah sebuah kepastian bagi setiap yang bernyawa. Namun, banyak dari umat manusia lalai untuk menghadapinya, Menyikapi hal ini, salah seorang Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bangko Pusako, Asrul Kamil memberikan pemahaman pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kematian agar tenang saat menghadapi ajal.
Dalam penyampaiannya. Ia menekankan bahwa sakaratul maut bukanlah akhir segalanya, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan abadi di akhirat. "Banyak orang hanya fokus pada persiapan dunia, lupa bahwa ada perjalanan yang lebih penting, yaitu kembali kepada Allah," ujarnya.
Menurutnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi sakaratul maut, diantaranya : Memperbanyak amal shaleh, melakukan sholat tepat waktu, berpuasa, bersedekah dan membaca Al-Qur'an secara rutin.
"Amal ibadah ini akan memberikan ketenangan batin dan menjauhkan dari rasa takut," ujarnya di hadapan Pokbin jemaah Masjid Besar Al-Hasanah di Kecamatan Bangko Pusako, Ahad malam (7/9/2025).
Tidak hanya itu, Ia juga menekankan agar menjauhkan diri dari setiap perbuatan maksiat dan dosa. "Setiap dosa yang kita lakukan akan menjadi beban di akhirat. Dengan bertaubat dan menjauhi perbuatan maksiat, kita bisa meringankan hisab (perhitungan) dan menjalani sakaratul maut dengan lebih ringan," ucapnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa mengingat kematian bukanlah untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memotivasi agar selalu berada di jalan yang benar. Ia mengutip sabda Rasulullah yang mengajak untuk memperbanyak mengingat kematian. "Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan yaitu kematian," ujarnya.
Mengakhiri penyampainnya, Ia mengajak jemaah agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak doa memohon agar dimudahkan dalam menghadapi sakaratul maut. Menurutnya Doa-doa ini menunjukkan kepasrahan dan tawakal kita kepada Allah.
Dengan adanya kesadaran akan pentingnya persiapan ini, diharapkan umat Islam tidak lagi lalai, melainkan justru termotivasi untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan penuh keberkahan. (Humas)