0 menit baca 0 %

Penuh Haru, KUA Mandau Lepas Dra. Rauzana, MA Purna Tugas “Terima Kasih Dedikasi dan Pengabdianmu”

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Suasana haru menyelimuti aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Rabu (13/8/2025). Kepala KUA Kecamatan Mandau, didampingi penghulu, pengawas Katolik, pengawas PAI, dan seluruh staf, memberikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Rauzana, Pengawas Pendidikan Ag...

Mandau (Kemenag) – Suasana haru menyelimuti aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Rabu (13/8/2025). Kepala KUA Kecamatan Mandau, didampingi penghulu, pengawas Katolik, pengawas PAI, dan seluruh staf, memberikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Rauzana, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, yang telah purna tugas setelah bertahun-tahun mengabdi.

Acara yang sederhana namun sarat makna ini menjadi momen yang sulit dilupakan. Wajah-wajah yang hadir memancarkan rasa bangga sekaligus berat hati melepas sosok yang selama ini dikenal tegas, bersahaja, dan penuh perhatian dalam menjalankan tugas. Penghargaan berupa bingkisan cendramata  langsung diberikan oleh Kepala KUA Mandau sebagai simbol hormat dan terima kasih atas dedikasi yang tak tergantikan.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Mandau mengaku sangat kehilangan. Suaranya sempat bergetar ketika mengenang masa-masa kebersamaan. “Bu Rauzana bukan hanya rekan kerja, beliau adalah guru, sahabat, dan teladan. Dedikasi dan pengabdian beliau untuk pendidikan agama Islam di Kabupaten Bengkalis telah memberi warna yang tak akan pernah pudar. Kami merasa sedih melepas, tapi juga bangga pernah bekerja bersama beliau,” ucapnya, diiringi tepuk tangan dan lirih isak haru dari hadirin.

Rauzana, yang turut memberikan sambutan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh jajaran KUA Mandau. “Saya hanyalah bagian kecil dari perjalanan dakwah dan pendidikan agama di daerah ini. Semua yang saya lakukan adalah amanah, dan saya bersyukur bisa menjalankannya bersama orang-orang hebat seperti kalian,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Penghulu, pengawas Katolik, pengawas PAI lainnya, dan staf KUA Mandau satu per satu menyalami dan memeluk beliau, menandai eratnya persaudaraan lintas profesi dan keyakinan di lingkungan Kementerian Agama. Tidak sedikit yang mengusap air mata, menyadari bahwa perpisahan ini bukan sekadar berakhirnya masa tugas, melainkan penutup dari sebuah babak perjuangan panjang.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan bagi Dra. Rauzana di masa purnanya. Meski langkah kaki berpisah, jejak pengabdian dan keteladanan beliau akan selalu melekat di hati rekan-rekan dan masyarakat yang pernah merasakan sentuhan dedikasinya.