Kampar (Kemenag) โ Melalui undangan dari
Wakil Bupati Kampar bersama Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM)
Pekanbaru, Kepala Kantor Kemenag Kampar yang diwakili Kasubbag TU Ahmad Fadhli,
menghadiri kegiatan advokasi penilaian mandiri Kabupaten/Kota untuk Pangan
Aman. Advokasi berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Kampar Lantai 3 pada
Kamis (17/07/2025).
Didampingi oleh pegawai Kemenag Kampar,
Desi Irayani, Kasubbag TU menyatakan turut serta partisipasi dalam Program
Nasional ini di bidang Keamanan Pangan.
โIsu-isu Nasional yang kini tengah
melanda negeri kita bukanlah perihal yang akan selesai dalam sekejap mata. Isu Nasional
seperti Stunting, Sustainable Development Goalโs (SDGโs), Program Makan Bergizi
Gratis, dan Indonesia Emas 2045 juga merupakan tanggungjawab kita bersama.
Kementerian Agama dalam hal ini akan memberikan binaan dan sosialisasi kepada
pihak terkait atau satker di lingkungan Kemenag Kampar yang bersinggungan
dengan isu-isu tersebut,โ ujarnya tegas.
Saat ini, BBPOM Pekanbaru juga
tengah gencar dalam mensosialisasikan Keamanan Pangan baik itu di Pedesaan, Pasar,
UMKM, atau Sekolahan. Pada sekolah/madrasah misalnya ada program bernama Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). PJAS ini juga menargetkan ke
beberapa sekolah/madrasah yang ada di Kabupaten Kampar. Dan untuk Tahun 2025, ada 2 madrasah
dan 1 Pesantren terpilih
untuk mendapatkan intervensi tersebut. Madrasah dan
Pesantren yang menjadi tujuan dari PJAS tahun ini adalah MTs TI Batu Belah, MA As-Salam
Naga Beralih, dan Pondok Pesantren As-Salam Naga Beralih.
Setali dengan program Keamana Pangan
di Daerah Kabupaten/Kota, Pemda Kampar bersama dengan OPD yang ada di Kabupaten
Kampar juga turut serta dalam mengatasi isu-isu Nasional tersebut melalui Program-Program
yang telah ditentukan. Karena peran dari Keamanan Pangan dalam isu-isu tersebut
termasuk vital, dan butuh kehati-hatian ekstra dalam menjaga dan
menjalankannya.
(Cicy/Fatmi/Zaipul)