Rokan Hulu (Kemenag) – Setelah berlangsung selama dua hari, kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Tambusai Utara resmi ditutup pada Kamis, 9 Agustus 2025, bertempat di Masjid Raya Sultan Zainal Abidinsyah, Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara.
Kegiatan penutupan berlangsung meriah namun tetap khidmat, dihadiri oleh
Camat Tambusai Utara, Bapak Sunarji, S.Pd, Kepala KUA Tambusai Utara,
Bapak Tamrin, S.Ag., M.Sy, para dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat,
serta para peserta dari berbagai desa di Kecamatan Tambusai Utara.
Dalam sambutannya, Camat Tambusai Utara, Bapak Sunarji, S.Pd,
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, peserta, dan
masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan STQ. Beliau
berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga
sebagai momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Semoga semangat yang ditunjukkan oleh para peserta terus tumbuh dan
menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup,” ujar Camat Tambusai Utara dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala KUA Tambusai Utara, Bapak Tamrin, S.Ag., M.Sy,
dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas
antusiasme peserta serta dukungan semua pihak. Beliau berpesan agar nilai-nilai
Al-Qur’an terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berhenti hanya
pada kegiatan lomba.
Dari hasil seleksi yang diikuti peserta dari berbagai desa, dewan hakim
menetapkan para juara dari setiap cabang lomba, antara lain tartil,
tilawah anak-anak, tilawah remaja, serta tahfidz Al-Qur’an kategori 1
juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Para juara ini selanjutnya akan mewakili
Kecamatan Tambusai Utara pada STQ tingkat Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan penutupan ditandai dengan pembacaan doa dan penyerahan piala
serta piagam penghargaan kepada para pemenang. Suasana penuh haru dan kebanggaan
mewarnai momen tersebut, menandakan berakhirnya kegiatan yang sarat makna
spiritual ini.
Dengan berakhirnya STQ tahun 2025, masyarakat berharap kegiatan serupa
terus berlanjut dan menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani yang berilmu,
berakhlak, dan berprestasi di masa mendatang. (Humas)