0 menit baca 0 %

PENY. ZAKAT & WAKAF KEMENAG INHU IKUTI WEBINAR LITERASI WAKAF UANG

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Kamis, 11 Februari 2021, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, H. Alpendri, S.Ag.,M.Pd.I mengikuti Webinar Literasi Wakaf Uang. Hadir memberikan sambutan/arahan Wakil Presiden Republik Indonesia, KH.

Indragiri Hulu, (Inmas). Kamis, 11 Februari 2021, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, H. Alpendri, S.Ag.,M.Pd.I mengikuti Webinar Literasi Wakaf Uang. Hadir memberikan sambutan/arahan Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin.
Wakaf dalam bentuk uang belum tergali potensinya secara maksimal. Hal ini karena masih terkendala literasi wakaf uang  yang masih rendah di kalangan masyarakat.
Masyarakat lebih menyerahkan aset wakaf dalam bentuk tertentu seperti masjid, madrasah, rumah sakit, dan sebagainya.
Di dalam praktiknya, wakaf uang dapat diinvestasikan ke dalam aset finansial seperti deposito, saham, sukuk atau juga investasi langsung kedalam aset riil seperti pabrik, kebun, dan sebagainya. Keunggulan dari wakaf uang lebih fleksibel karena yang dijaga yakni manfaat dari nilai tunainya, sedangkan aktivitas investasinya bisa berubah-ubah.
Karena terkendala literasi tadi, sampai saat ini wakaf uang yang terkumpul belum mencapai jumlah minimal yang diharapkan.
Di samping itu, nilai wakaf dalam bentuk aset tanah dan bangunan saat ini jauh lebih besar dibandingkan jumlah wakaf uang. Hal ini karena wakaf uang baru dikenal sejak Undang-Undang (UU) Wakaf dikeluarkan pada 2014 dan juga belum banyak di pahami oleh wakif dan masyarakat. Sebagian besar aset wakaf yang ada tidak produktif, dalam bentuk tanah kosong, masjid, makam dan madrasah. Dengan tumbuhnya wakaf uang diharapkan mendorong asset wakaf tidak produktif dikembangkan menjadi produktif.
Wakaf uang memiliki peluang lebih besar untuk dapat membantu membiayai aktifitas umat dibandingkan dengan wakaf tanah.
Melalui Wakaf Uang, dana yang terkumpul dapat digunakan untuk mendukung aktivitas, dan kemaslahatan umat. Mulai dari membantu lembaga-lembaga pendidikan keagamaan, hingga menghidupkan perekonomian umat, demikian disampaikan H. Alpendri kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu usai mengikuti kegiatan tersebut di atas.(tulang)