Rohul (Kemenag) – Kepala Subbag Tata Usaha Dirhamsyah
dan Penyelenggara Zakat Wakaf Muhammad Ali beserta rombongan menyambangi Desa
Sialang Jaya Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kunjungan kali ini
bertujuan untuk studi banding program kampung zakat Kemenag Kampar. Kunjungan
ini dilaksanakan pada Selasa (5/11/2024).
“Maksud kedatangan dan tujuan kami ke Desa Bapak-Bapak
sekalian adalah untuk studi banding, ingin mendengar cerita dan program serta
kiat-kiat yang telah Bapak sekalian rancang sampai saat ini menyandang status
Kampung Zakat,” ungkap Dirham.
Muhammad Ali juga menambahkan bahwasanya instruksi
dari Kakan Kemenag Kampar Fuadi Ahmad, di Kabupaten Kampar sendiri kini sedang
direncanakan untuk menggaungkan juga tagar Kampung Zakat.
Kepala Desa Sialang Jaya, Taufik menyambut dengan
sukacita kedatangan dari rombongan Kemenag Kampar kali ini. Desa yang memiliki
lokasi berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat ini merupakan Desa
yang terkenal akan produk madu lebah nya yang juga dikenal dengan Madu Lebah
Sialang.
“Program yang kami lakukan selain untuk
mensejahterakan perekonomian masyarakat Desa Sialang Jaya, kami juga
memusyawarahkan sesiapa saja yang berhak untuk diajukan sebagai mustahiq,”
jelas Taufik.
Desa Sialang Jaya merupakan Desa terpilih untuk Kampung
Zakat di Kabupaten Rokan Hulu. Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Rohul Hamdan
menyatakan bahwa pada tahun 2024, desa ini mendapatkan bantuan dari Baznas
sebanyak 200 juta.
“Desa Sialang Jaya sebagai program Kampung Zakat pada
tahun ini mendapat bantuan dari Baznas. Dana ini kami alokasikan untuk
kesejahteraan para penduduk yang bekerja di desa ini. Dan berhubung madu lebah
sialang saat ini sedang tidak menghasilkan produksi yang maksimal, maka bantuan
juga disalurkan kepada para petani lainnya. Beberapa waktu lalu pun kami telah
membeli alat gilingan padi,” ungkap Hamdan.
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian
masyarakat Desa Sialang Jaya, Hamdan juga mengungkapkan bahwa program
selanjutnya ialah ikut andil dalam mengurangi kenakalan remaja yang ada di desa
tersebut.
“Tetapi bantuan akan diberikan kepada wali mereka,
bukan kepada anak-anaknya. Dengan begitu kita berharap semoga dapat memberdayakan
bantuan itu,” ungkap Hamdan.
Kasubbag TU Kemenag Kampar dalam kunjungannya kali ini
didampingi oleh Penyelenggara Zakat Wakaf Muhammad Ali, pegawai Zakat Wakaf
Irwan Taufik, Syafrizal, dan Bagian Perencana Yudi Avis, Hidayat Tullah, dan
Yunharadi M. Azizi. (Cicy/Fatmi/Agus)