0 menit baca 0 %

Penyelenggara Zawa Tunaikan Pimpin Doa pada Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan PUG Kewenangan Kab/Kota

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Peny. Zawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Adi Candra, penuhi undangan dari salah satu OPD di Kabupaten Rokan Hilir, Kamis, (14/8/25). Kehadiran Adi Candra mewakili Kepala Kantor Kemenag Rokan Hilir menjadi pemandu doa pada keg...

Rokan Hilir (Kemenag) - Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Peny. Zawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Adi Candra, penuhi undangan dari salah satu OPD di Kabupaten Rokan Hilir, Kamis, (14/8/25). 

Kehadiran Adi Candra mewakili Kepala Kantor Kemenag Rokan Hilir menjadi pemandu doa pada kegiatan Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) sesuai kewenangan Kab/Kota di Kabupaten Rokan Hilir tahun 2025.

Kegiatan yang digelar di Hotel Armarosa Bagansiapiapi ini ditaja oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hilir. 

40 peserta dari perwakilan OPD, Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Rokan terlibat pada kegiatan yang diadakan dalam rangka mendukung pelaksanaan strategi Pengarusutaman Gender (PUG) di daerah serta meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten/Kota terkait kebijakan penyelenggaraan PUG sesuai kewenangan masing-masing. 

Dalam bait doanya, Adi Candra memohon kelancaran, keberkahan dan kesuksesan kegiatan tersebut. "Ya Allah, berkahilah acara ini, jadikanlah acara ini berjalan lancar dan sukses," ucapnya. 

Lebih lanjut dalam doa yang Ia panjatkan meminta diberikan petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan dan mengikuti kegiatan tersebut. "Berikanlah petunjuk dan kemudahan kepada kami dalam menjalankan dan mengikuti Kegiatan ini," lanjutnya. 

Lebih mendalam, doanya memohon agar dibukakan pintu hati dan pikiran dapat memahami dan menghargai perbedaan gender serta dianugerahi agar mampu menciptakan lingkungan yang inklusif dan adil bagi setiap orang. 

"Ya Allah, jadikanlah kami pribadi yang peka terhadap isu-isu gender, serta mampu menciptakan lingkungan yang inklusif dan adil bagi semua orang, tanpa memandang jenis kelamin. Lindungilah kami dari segala bentuk diskriminasi dan stereotip gender yang merugikan," ucapnya. 

"Ya Allah, bimbinglah kami dalam upaya mewujudkan pengarusutamaan gender dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembangunan, pendidikan, pekerjaan, dan pengambilan keputusan. Berikanlah kami hikmah dan kekuatan untuk terus berjuang menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara," pintanya. 

Mengakhiri doanya, dengan suara haru dan penuh pengharapan, Ia memohon agar diberi kemaafan dan ampunan atas segala kelemahan dan dosa yang pernah dibuat, baik dari orang tua maupun dari pemimpin. 

"Ya Allah, ya Aziz, ya Ghoffar, kami sadar akan kelemahan,  kesalahan dan dosa kami, maka ampunilah kami, kedua orang tua kami, pemimpin-pemimpin kami, bimbinglah kami menuju jalan yan engkau ridhoi… ya Alloh kabulkanlah doa dan pinta kami ini," tutupnya. 

Kehadiran Peny. Zawa merupakan wujud peran aktif dan komitmen Kementerian Agama. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk berkontribusi secara positif, tetapi juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah. Meskipun sebagai instansi vertikal namun ini adalah bukti nyata Kementerian Agama hadir dan mendukung setiap program dan kegiatan Pemerintah Daerah. (Humas)