0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Batang Cenaku Ajak Jamaah Buktikan Cinta kepada Rasulullah

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka menumbuhkan kecintaan dan keteladanan terhadap Rasulullah SAW, Penyuluh Agama Islam P3K Kecamatan Batang Cenaku, Muhammad Solihin, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Nurul Yakin, Kecamatan Batang Cenaku pada Jumat (26/09/2025).

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan dan keteladanan terhadap Rasulullah SAW, Penyuluh Agama Islam P3K Kecamatan Batang Cenaku, Muhammad Solihin, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Nurul Yakin, Kecamatan Batang Cenaku pada Jumat (26/09/2025). Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema “Tiga Bukti Cinta kepada Nabi Muhammad SAW,” yang menggugah jamaah untuk meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan khutbah tersebut turut didampingi oleh Asraf selaku penghulu bersama staf KUA Kecamatan Batang Cenaku. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat dalam kegiatan ibadah seperti ini menjadi bagian dari pembinaan umat sekaligus bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di akar rumput.

Dalam khutbahnya, Solihin menyampaikan bahwa cinta kepada Nabi bukan hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan amal perbuatan.

“Cinta sejati kepada Rasulullah SAW tercermin dari tiga hal: mengikuti sunnah beliau, memperbanyak shalawat, dan menyebarkan akhlak mulia. Jika tiga hal ini kita hidupkan, maka cinta kita bukan hanya sekadar kata, tetapi menjadi amal yang dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jamaah bahwa meneladani Rasulullah adalah jalan terbaik dalam memperbaiki diri dan masyarakat. Dengan mencontoh sikap sabar, jujur, dan kasih sayang Nabi, umat Islam akan mampu membangun kehidupan yang damai dan harmonis. “Masyarakat yang meneladani Rasulullah akan jauh dari permusuhan dan kedengkian. Mereka akan menjadi pribadi yang membawa rahmat bagi sekitarnya,” tambahnya.

Salah seorang jamaah, Rahmad, mengaku tersentuh dengan pesan yang disampaikan.

“Khutbahnya menyentuh hati. Kami diingatkan kembali bahwa cinta kepada Rasul bukan hanya diucapkan, tapi harus ditunjukkan dalam keseharian,” tuturnya.

Kegiatan ini menunjukkan peran penting penyuluh agama dalam memberikan pencerahan spiritual bagi masyarakat. Melalui khutbah dan pembinaan keagamaan yang konsisten, Kementerian Agama terus berupaya menumbuhkan generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkomitmen pada ajaran Rasulullah SAW.

(Reski)