Siak (Inmas) – Kamis
(25/04/2024). Gerakan maghrib mengaji merupakan sebuah program yang membudayakan kembali tradisi membaca Alquran dengan
memberikan materi pembelajaran membaca Iqro’ dan Al-Qur’an. Seperti yang
dilakukan seorang penyuluh agama Islam Kecamatan Bungaraya M. Hambali, S.H.I
sekaligus sebagai pengelola sebuah rumah tahfiz Shohibul Qur’an.
Rumah
tahfiz yang beliau kembangkan ini yang terletak di Desa Jayapura, tidak hanya
sebagai lembaga yang mewadahi anak-anak untuk menghafal Al Qur’an, tetapi juga
sebagai wadah memberikan penyuluhan agama dalam pemberantasan buta aksara Al Qur’an
kepada anak-anak dengan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak mengikuti
kegiatan belajar dengan sangat antusias.
Hambali
yang dibantu sang istri dalam mengembangkan rumah tahfiz ini juga memberikan
meningkatan kualitas tartil dan tilawah Al Qur’an kepada 70 orang santri, guna
mempersiapkan santri didikan mereka untuk bisa mendapatkan pengalaman baru
dengan mentargetkan mengikuti kompetisi bergengsi seperti Musabaqah Tilawatil
Qur’an (MTQ). (Rj/Rm/Fz)