Kampar Kiri ( Kemenag )--- Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Kampar Kiri tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Penyuluh Agama Islam dan BKMT di tingkat kecamatan. Mengusung tema "Sinergitas dan Konsolidasi Program Kerja BKMT Permata Se-Kecamatan Kampar Kiri Menuju Kampar Kiri Berkemajuan," kegiatan ini digelar di Aula Kantor PKK Kuntu Darussalam, Rabu (9/7).
Yang menjadi sorotan dalam Rakercab kali ini adalah kehadiran empat Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kampar Kiri—yakni Firdaus, Apet Yuatri, Hasben, dan Aan Sagita—sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program-program BKMT. Kehadiran mereka merupakan hasil penjembatanan yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Dr. Mardiana, SHI., MH., dalam upaya memperkuat kolaborasi antara dua lembaga keagamaan strategis ini.
Hadirnya kami selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampar Kiri pada Rakercab ini merupakan salah satu wujud nyata sinergitas dan konsolidasi antara BKMT dan penyuluh agama,” ujar Firdaus
Ia menegaskan bahwa BKMT sebagai organisasi yang menaungi berbagai majelis taklim memiliki kekuatan besar dalam membangun ukhuwah dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dengan para penyuluh agama sangat penting untuk memperluas jangkauan dakwah dan memastikan program kerja yang lebih efektif serta menyentuh kebutuhan umat.
Sinergitas antara BKMT dan para penyuluh agama ini diharapkan menjadi model kolaborasi efektif dalam membangun masyarakat yang religius, aktif, dan berdaya saing. Dengan kebersamaan ini, Kampar Kiri semakin mantap menapaki jalan kemajuan yang berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. ( Fatmi )