Kuantan Singingi ( Kemenag) , 18 September 2025 – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, Deli Asran, S.Ag dan Sukri, menghadiri undangan SMP Negeri 2 Kuantan Mudik dalam acara pertemuan bersama wali murid
Dalam kesempatan tersebut, keduanya memberikan pandangan serta arahan mengenai pentingnya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar. Menurut Deli Asran, kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan beriman.
“Masih ada sebagian anak-anak kita yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Untuk itu, perlu adanya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar anak-anak kita tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki bekal ilmu agama,” ujarnya.
Sementara itu, Sukri juga menambahkan bahwa peran wali murid sangat penting dalam mendukung program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. “Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Semoga dengan kepedulian bersama, kita bisa mewujudkan generasi Qur’ani yang mampu menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah dan wali murid yang hadir. Mereka berharap agar program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an terus berlanjut dan menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa di SMPN 2 Kuantan Mudik.( RP)