Penyuluh Agama Harus Memiliki Misi Dakwah Yang Jelas
Ringkasan:
Pekanbaru, 25/3 (Humas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM membuka secara resmi Orientasi Pelatihan Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil/Suku Terasing Se Provinsi Riau Tahun 2010, Rabu malam (24/3) bertempat di Hotel Sri Indrayani jalan Sam Ratulangi Pekanbaru.
Pekanbaru, 25/3 (Humas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM membuka secara resmi Orientasi Pelatihan Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil/Suku Terasing Se Provinsi Riau Tahun 2010, Rabu malam (24/3) bertempat di Hotel Sri Indrayani jalan Sam Ratulangi Pekanbaru. Turut Hadir Kepala Bidang Penamas HM Saman SSos MSi, dan para kasi bidang penamas Kanwil Kemenag Riau.
Kegiatan Orientasi ini di laksanakan mulai 24 s.d 26 Maret 2010, dengan peserta yang bejumlah 30 orang terdiri dari Kepala Kasi (Kasi) Penamas dan para penyuluh agama Islam daerah terpencil se Provinsi Riau.
Ketua Panitia yang juga Kasi Penyuluhan Bidang Penamas Suhardi Hs, MA dalam laporan panitia mengatakan, tujuan kegiatan ini diselanggarakan adalah dalam rangka merealisasikan program-program yang ada di Bidang Penamas Kanwil Kemenag Riau, dan tentunya untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi para penyuluh yang ada didaerah terpencil.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM dalam arahan dan materi yang disampaikan mengatakan, penyuluh agama mempunyai fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu penyuluh agama harus memiliki misi dakwah yang jelas, mampu beradaptasi dan menguasi lapangan agar misi dakwah yang dijalanlan dapat dirasakan oleh masyarakat.
Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana seorang penyuluh perlu merubah metodologi dakwah dengan menyesuaikan sifat dan keinginan masyarakat. karena jika dakwah yang disampakan tidak sesuai maka apa yang disampaikan juga tidak bermanfaat, jelas Kakanwil. (js)