Pulau Birandang Kampa ( Kemenag )---Dalam rangka membina kesadaran keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa, Nur Sholihin, S.Pd.I., menyampaikan penyuluhan pentingnya shalat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla At-Tauhid, Dusun IV Selat Aur, Desa Pulau Birandang, baru-baru ini.
Dalam materinya, Nur Sholihin menegaskan bahwa shalat adalah tiang agama dan rukun Islam kedua yang wajib dijaga oleh setiap Muslim sejak usia dini. Ia mengingatkan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam membentuk kebiasaan ibadah anak-anak di rumah, bukan hanya menyerahkannya kepada sekolah atau lingkungan.
“Banyak kita temui hari ini, orang tua bersikap acuh ketika anak-anak mereka meninggalkan shalat. Padahal, ini adalah perkara besar yang pertama kali akan ditanya oleh Allah SWT di hari kiamat,” ungkapnya.
Nur Sholihin mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: "Sesungguhnya amal yang pertama kali akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya..."(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Ia juga menyampaikan perumpamaan yang menggugah hati:
“Binatang seperti kambing tidak disyariatkan untuk shalat. Maka jangan sampai manusia hidup seperti kambing—tidak shalat dan tidak mengingat Allah. Shalat itu pembeda antara orang yang beriman dan tidak,” tegasnya, mengutip hadis Nabi:
"Pembatas antara seorang hamba dan kekufuran adalah shalat." (HR. Muslim)
Penyuluhan ini bertujuan untuk menanamkan nilai keagamaan sejak dalam keluarga, karena keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Dengan membiasakan shalat sejak kecil, diharapkan generasi muda tumbuh sebagai insan yang taat, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran spiritual yang kuat dalam menjalani kehidupan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar, yang berharap penyuluhan seperti ini terus dilakukan secara rutin.