Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah di Desa Sei Beras Beras pada (21/10/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Pentingnya Hadiah Doa Kepada Ahlul Qubur”, sebagai bentuk edukasi spiritual tentang nilai-nilai doa dan amal jariyah bagi umat Islam.
Melalui pendekatan yang santai dan penuh makna, Muhamad Solihin menjelaskan pentingnya menjaga hubungan spiritual dengan para pendahulu melalui doa. Menurutnya, mendoakan ahli kubur bukan hanya bentuk kasih sayang kepada mereka yang telah mendahului, tetapi juga menjadi cerminan keimanan seseorang terhadap kehidupan akhirat.
“Doa bagi ahlul qubur adalah wujud kepedulian dan cinta kasih yang
tidak terputus oleh kematian. Ini bagian dari amalan yang bernilai besar di
sisi Allah,” ungkapnya.
Penyuluhan
ini juga bertujuan memperkuat tradisi keagamaan di tengah masyarakat agar tidak
tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui bimbingan tersebut, jamaah diajak
untuk memahami makna spiritual di balik setiap amalan, serta menanamkan
kesadaran bahwa doa merupakan bentuk sedekah rohani yang membawa manfaat bagi
yang hidup dan yang telah tiada.
Kegiatan
yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan itu mendapat
sambutan positif dari para jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah. Mereka mengaku
mendapatkan pemahaman baru dan termotivasi untuk lebih rutin mendoakan keluarga
yang telah wafat. “Kami merasa tersentuh dan semakin mengerti bahwa doa adalah
jembatan kasih sayang antara yang hidup dan yang sudah meninggal,” ujar salah
satu peserta majelis.
Penyuluhan
semacam ini diharapkan terus berlanjut agar masyarakat semakin memahami
nilai-nilai ajaran Islam yang menumbuhkan kepedulian sosial dan spiritual.
Dengan demikian, keberadaan penyuluh agama tidak hanya mengisi ruang dakwah,
tetapi juga memperkuat karakter religius masyarakat di Kecamatan Lubuk Batu
Jaya.
(Reski)