0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam: Bimbingan Remaja Usia Sekolah Membangun Relasi Sosial Serta Self Protection

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, memberikan materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah kepada para siswa SMA Negeri 1 Sentajo Raya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada remaja agar mampu menghadapi tantangan sosial da...

Kuansing (Kemenag)— Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, memberikan materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah kepada para siswa SMA Negeri 1 Sentajo Raya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada remaja agar mampu menghadapi tantangan sosial dan psikologis di era saat ini. Senin 15 Desember 2025.

Dalam pemaparannya, Muhammad Ridwan menyampaikan materi “Membangun Relasi Sosial yang Baik” dan “Self Protection dalam Kehidupan Remaja”. Ia menjelaskan bahwa kemampuan membangun hubungan sosial yang sehat sangat penting bagi remaja, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Relasi sosial yang baik harus dilandasi sikap saling menghargai, empati, komunikasi yang santun, serta tanggung jawab moral.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya self protection atau perlindungan diri, terutama dalam menghadapi pergaulan bebas, kekerasan, perundungan, serta pengaruh negatif media sosial. Remaja diharapkan mampu mengenali batasan diri, berani berkata tidak terhadap hal-hal yang merugikan, serta menjaga keselamatan fisik dan mental.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Ridwan juga menyoroti pernikahan di usia remaja yang masih sangat muda. Ia menegaskan bahwa kondisi psikologis remaja yang belum matang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan baru setelah memasuki kehidupan pernikahan.

“Pernikahan pada usia yang terlalu muda, ketika kesiapan mental dan psikologis belum terbentuk dengan baik, sering kali memunculkan permasalahan baru dalam rumah tangga,” ujar Muhammad Ridwan.

Ia mengajak para siswa untuk tidak terburu-buru memikirkan pernikahan, melainkan fokus pada pendidikan, pengembangan diri, dan pembentukan karakter sebagai bekal menuju kehidupan dewasa yang lebih matang dan bertanggung jawab.

Kegiatan bimbingan ini berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Para siswa tampak antusias mengikuti materi serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini, diharapkan para siswa SMA Negeri 1 Sentajo Raya mampu membangun relasi sosial yang sehat, memiliki kesadaran perlindungan diri, serta memahami pentingnya kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki jenjang pernikahan.(RDW)