Koto Kampar Hulu ( Kemenag )-- Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan, Dinas PPKBPPP Kabupaten Kampar melalui Bidang Perlindungan Anak menggelar kegiatan sosialisasi di Pondok Pesantren Al-Qaramah Al-Darusy, Desa Siberuang Koto, Kecamatan Kampar Hulu, Jumat, 25/7/2025
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kampar, Hj. Elmi, S.Ag., M.Sy, serta dihadiri oleh perwakilan Dinas PPKBPPP, yaitu Satiti Rahayu, S.KM., M.KM. Kabid Perlindungan Anak.
Dalam penyampaiannya, Hj. Elmi menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak dan perempuan adalah bagian integral dari ajaran Islam. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan karakter, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi santri.
“Islam sangat menekankan perlakuan yang adil dan penuh kasih terhadap anak-anak dan perempuan. Melindungi mereka dari kekerasan fisik, verbal, maupun psikis adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hj. Elmi di hadapan para santri dan pengurus pesantren.
Sementara itu, Satiti Rahayu dari Dinas PPKBPPP menjelaskan langkah-langkah dan kebijakan pemerintah daerah dalam perlindungan anak dan perempuan, termasuk pentingnya pelibatan lembaga pendidikan dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan.
Acara ini dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qaramah Al-Darusy, Fauzan Muhammad, S.Pd, yang diwakili Wakil pimpinan pondok Ustad Marzuki munir S sos.I yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat menyambut baik sosialisasi ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap santri, khususnya anak-anak dan santri putri. Pondok ini berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendidik sekaligus melindungi. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak,” ujar Fauzan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan pesantren, diharapkan upaya perlindungan anak dan perempuan dapat terus ditingkatkan secara menyeluruh, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. ( Fatmi/Cicy/Zaipul )