0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam dan Puskesmas Bersinergi dalam Bimbingan Perkawinan KUA Tanah Merah

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Merah menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi penerus rumah tangga yang berkualitas dengan sukses menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) Hamdan Sujianto dan Jenisa Alia Natalia.

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Merah menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi penerus rumah tangga yang berkualitas dengan sukses menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) Hamdan Sujianto dan Jenisa Alia Natalia. Kegiatan ini merupakan agenda rutin KUA Kecamatan Tanah Merah sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama untuk menekan angka perceraian dan menciptakan keluarga-keluarga yang harmonis, Rabu (18/6/2025).

Bimwin ini bertujuan membekali calon pengantin dengan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek kehidupan berumah tangga. Materi-materi penting disampaikan secara komprehensif oleh narasumber ahli di bidangnya.

Penyuluh Agama Islam, Muhammad Yusup, menjadi salah satu narasumber utama yang memberikan pembekalan dari sudut pandang agama. Ia menjelaskan tentang pendidikan pra-nikah, termasuk tujuan dan makna pernikahan dalam Islam, serta kiat-kiat manajemen konflik dalam rumah tangga melalui komunikasi efektif dan penyelesaian masalah yang bijak.

"Pernikahan adalah ibadah terpanjang, dan membutuhkan bekal ilmu serta kesiapan mental dan spiritual," ujar Muhammad Yusup dalam paparannya. "Kami berharap, melalui Bimwin ini, Hamdan dan Jenisa dapat memahami esensi pernikahan dalam Islam, sehingga mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” tambahnya.

Selain itu, aspek kesehatan dan ekonomi keluarga juga tidak luput dari perhatian. Bidan Natasya, perwakilan dari Puskesmas Tanah Merah, membekali calon pengantin dengan materi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, menekankan pentingnya edukasi kesehatan sebelum dan sesudah menikah. Materi mengenai ketahanan ekonomi keluarga juga disampaikan, membahas pengelolaan keuangan rumah tangga secara bijak.

"Kesehatan dan stabilitas ekonomi adalah dua pilar penting dalam rumah tangga. Dengan pemahaman yang baik, pasangan dapat merencanakan masa depan mereka dengan lebih matang," jelas Bidan Natasya.

Diharapkan, ilmu yang didapat dari Bimwin ini dapat menjadi pondasi kuat bagi para catin dalam mengarungi bahtera rumah tangga mereka, serta berkontribusi pada terciptanya keluarga-keluarga yang harmonis di Kecamatan Tanah Merah. (Ria)