0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Islam Gelar Penyuluhan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur an

Ringkasan: Dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur an di kalangan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Toar, Nurfitri Yeni dan Rimi Herlis, melaksanakan kegiatan penyuluhan pemberantasan buta aksara Al-Qur an di Surau Mawaddatun Warahmah pada Rabu malam (23/7/2025).

Dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur an di kalangan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Toar, Nurfitri Yeni dan Rimi Herlis, melaksanakan kegiatan penyuluhan pemberantasan buta aksara Al-Qur an di Surau Mawaddatun Warahmah pada Rabu malam (23/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan santri dari berbagai usia yang dengan antusias mengikuti bimbingan membaca Al-Qur an secara bertahap, mulai dari mengenal huruf hijaiyah, membaca iqra , hingga penguatan bacaan Al-Qur an bagi yang sudah lancar.

Nurfitri Yeni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin penyuluh agama untuk mendorong peningkatan kualitas keagamaan masyarakat, khususnya dalam membaca Al-Qur an. Kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya mampu membaca Al-Qur an, tetapi juga mencintainya sebagai pedoman hidup, ujarnya.

Senada dengan itu, Rimi Herlis menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan akhlak bagi anak-anak. Dengan Al-Qur an, kita bentuk karakter anak yang beriman, berakhlak, dan mencintai ilmu, ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat ini mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan pengurus surau. Mereka berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi mencetak generasi Qur ani yang cerdas dan berakhlak mulia. (Mas)